Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Komite Ekraf Provinsi Jambi Dorong City Branding untuk Jambi

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi, Berlian Santosa mengungkapkan peran, program, dan kegiatan organisasi itu. Berikut cuplikan wawancaranya

TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jambi, Berlian Santosa (kiri) 

Berlian: Di Komite Ekonomi Kreatif ini kan banyak. Kita ada 16 subsektor, sekarang 17 subsektor sama Dinas Pariwisata. Nah, 16 subsektor itu di antaranya, aplikasi dan game, seni pertunjukan, seni musik, kriya, fashion, kuliner, desain komunikasi visual, desain produk, penerbitan, periklanan, macam-macam.

Mereka sudah ada komunitasnya, ada perkumpulannya, ada asosiasinya, semua berkumpul di Komite Ekraf Provinsi Jambi.

Kita bantu lebih besar lagi, menguatkan lagi, mendorong antara kami komite, pelaku ekonomi kreatif, dan goverment (pemerintah).

Tribun: Sejak kapan Kekraf dibentuk, apa tantangan yang dihadapi, serta bagaimana mengatasinya?

Berlian: Kami Komie Ekraf Provinsi Jambi dibentuk oleh Gubernur Jambi dengan SK Gubernur pada 2 Maret 2020. Itu langsung dapat tantangan. Ketika mau jalan, langsung dihajar pandemi. Ya sudahlah, baru dibentuk langsung dihajar pandemi. Tapi walaupun dihajar pandemi, kita tetap bikin acara-acara online.

Baca Berita Jambi lainnya

klik:

Baca juga: VIDEO Vaksin Sinovac Kadaluarsa? Begini Penjelasan Kementerian Kesehatan

Baca juga: Dramatis, Bandar Sabu di Mersam Berontak Saat Diamankan, 4 Petugas Polda Jambi Sempat Kewalahan

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin 15 Maret 2021 - 22 Wilayah Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir

Baca juga: Jadwal Lengkap Belajar dari Rumah TVRI hari Ini 15 Maret 2021, dari PAUD hingga Kelas 6 SD

Tapi sekarang kita mau buat event, misalnya seperti esport. Soalnya selama ini pemerintah kalau mau buat expo itu selalu mengandalkan tiga sektor yang seksi: kuliner, kriya, sama fashion.

Sementara di aplikasi, web, game, itu tidak masuk dalan ekonomi kreatif, padahal itu juga bisa menyumbangkan PAD.

Mereka yang sudah expert di bidangnya, komite ini wadah perurusannya, jadi kita ramai-ramai mendentumkan lagi, karena selama ini pemerintah mungkin belum paham atau belum tahu bahwa 16 subsektor ini juga mesti diurus, bukan hanya tiga subsektor.

Halaman
1234
Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved