KLB Partai Demokrat

Peserta KLB Partai Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta Tapi Realisasi Jauh dari Janji

Peserta KLB Partai Demokrat mendapat uang 100 juta. AHY menyebut KLB ilegal atau KLB abal-abal

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
CAPTURE YOUTUBE KOMPAS TV
Agus Harimurti Yudhoyono saat memberi tanggapan atas KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara 

Dia kemudian menceritakan soal tawaran mengikuti KLB itu kepada Ketua DPC Kotamobagu.

Ketua DPC memintanya supaya tidak mengikutinya, dengan alasan ilegal dan catat hukum.

"Jangan ikut gerbong itu, karena gerbong itu dusta semua. Salah semua. Cacat hukum ikut gerbong itu," Gerald tirukan ucapan Ishak, Ketua DPC Demokrat Kotamobagu.

Beberapa hari kemudian, Vicky Gandey menghubungi lagi, dan dijanjikan mendapatkan uang yang besar bila ikut KLB.

"Bila Ketua DPC tidak mau, wakil ketua bisa," ajak Vicky.

Pokoknya Gerald diminta supaya hadir, dan nantinya akan dapat uang Rp 100 juta.

"Dijanjikan Rp 100 juta. Kalau sudah tiba akan langsung dapat Rp 25 juta, dan sisanya Rp 75 juta setelah selesai KLB," kata Gerald.

Nyatanya yang dia dapat jauh dari yang dijanjikan itu.

"Cuma dapat Rp 5 juta," ungkap Gerald Piter Runtuthomas.

Dia juga membeberkan beberapa kejanggalan pada saat KLB di Sibolangit Sumatera Utara itu.

Dia mengatakan tidak ada registrasi peserta di gedung itu.

Semua orang yang di luar bisa masuk dan bisa langsung isi absensi.

"Tidak ada registrasi peserta, kita langsung mendapatkan kartu peseta, ada barcode," ungkapnya.

AHY mengapresiasi Gerald yang sudah mau buka suara dan menceritakan dengan detil soal KLB yang ia sebut ilegal itu.

"Saya bangga atas keberanian dan kejujuran," ucapnya. (*)

Baca juga: Peringatan Hari Perempuan Internasional Dosen UIN Jambi Nasya Bikin Metode Ringankan Beban Mahasiswa

Baca juga: Begini Respon Jokowi dan Gibran Rakabuming Ketika Dihubungi Pihak Keluarga Felicia Chew

Baca juga: Inilah Sosok Jhoni Allen Marbun Sekjen Partai Demokrat Versi Ketua Umum Moeldoko

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved