Breaking News:

KLB Partai Demokrat

Peserta KLB Partai Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta Tapi Realisasi Jauh dari Janji

Peserta KLB Partai Demokrat mendapat uang 100 juta. AHY menyebut KLB ilegal atau KLB abal-abal

CAPTURE YOUTUBE KOMPAS TV
Agus Harimurti Yudhoyono saat memberi tanggapan atas KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyebut kegiatan yang diadakan di Sumatera Utara 5 Maret 2021 lalu sebagai KLB ilegal dan KLB aba-abal.

AHY menyebut KLB yang menetapkan Moeldoko itu ilegal dan tidak sesuai konstitusi.

Putra sulung SBY itu mengatakan yang hadir di KLB ilegal itu bukan pemegang hak suara.

Berdasarkan konstitusi Partai Demokrat, ucapnya, yang jadi pemegang hak suara adalah para Ketua DPC.

Dia menyebut ada 32 orang yang hadir merupakan mantan Ketua DPC Partai Demokrat.

"Ada 32 mantan Ketua DPC, mereka sudah Plt sebelum kongres di sana," ucap AHY.

Mengapa dicopot dari jabatannya?

"Karena melanggar pakta integritas yang telah mereka tandatangani sendiri tanpa paksaan," ungkap AHY.

Pada pernyataannya yang disiarkan di YouTube Kompas TV, AHY menyuguhkan testimoni dari peserta KLB yakni Gerald Piter Runtuthomas, mantan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Dalam testimoninya, Gerald mengatakan dirinya dihubungi oleh Vecky.

Baca juga: Sosok ini Sebut Nasib Moeldoko Hanya Bisa Seminggu Nikmati KLB Partai Demokrat, ini Alasannya

Baca juga: Ketua DPD Demokrat Banten Tegas Tolak KLB Sumut Bahkan Siap Kirim Santet ke Moeldoko

Halaman
123
Penulis: Suang Sitanggang
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved