Breaking News:

Viktor Bungtilu Tak Berkutik, NTT Termiskin ke 3 se Indonesia, DPRD: Janji Gubernur Masih 'Mimpi'

Gubernur Nusa Tengara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub Josef Nae Soi tak bisa lagi mengelak setelah BPS merilis hasil surveinya.

KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. 

Viktor Bungtilu Tak Berkutik, NTT Kini Termiskin Ke 3 se Indonesia, DPRD: Janji Gubernur Masih 'Mimpi'

TRIBUNJAMBI.COM -- Gubernur Nusa Tengara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub Josef Nae Soi tak bisa lagi mengelak setelah BPS merilis hasil surveinya.

Berdasarkan data BPS yang dirilis pada 15 Februari 2020, Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati peringkat ketiga provinsi termiskin di Indonesia dengan prosentase angka kemiskinan 21,21 persen.

Provinsi NTT hanya berada di atas Papua Barat dengan 21,7 persen dan Papua dengan 26,8 persen pada September 2020.

Sekretaris Komisi V DPRD NTT yang membidangi kesejahteraan rakyat, Yohanes Rumat menyentil janji Gubernur dan Wagub NTT yang masih sebatas "mimpi".

Hal itu ia katakan saat diwawancarai terkait data BPS tentang kenaikan angka kemiskinan di NTT.

Baca juga: Jenderal Saingan Listyo Sigit di Bursa Kapolri Dimutasi, Begini Nasibnya Sekarang

Baca juga: Denny Siregar Kaget Satu Desa di Tuban Borong Mobil Mewah, Nama Jokowi Kok Disebut-sebut, Ada Apa?

Baca juga: Pria Ini Kelabakan Kepergok Satpol PP Sekamar Bareng 2 Cewek di Kos, Syok Bapaknya Tiba-tiba Muncul

Sebelumnya, Kepala BPS Provinsi NTT Darwis Sitorus menjelaskan, ada peningkatan persentase penduduk miskin sebesar 0,31 persen sejak Maret 2020 sehingga persentase penduduk miskin di NTT menjadi 21,21 persen pada September 2020. Jumlah penduduk miskin di NTT pada September 2020 sebanyak 1.173,53 ribu, bertambah 19,77 ribu dari periode Maret 2020.

Sekretaris Komisi V DPRD NTT Yohanes Rumat berpendapat, peningkatan angka kemiskinan selain akibat situasi pandemi Covid-19, juga turut diseimbangkan oleh kebijakan dan program pemerintah yang belum menyentuh kelompok miskin secara turun temurun dan meeka dengan tingkat pendidikan rendah. Ia menjelaskan, situasi pandemi Covid 19 telah membuat banyak warga NTT yang bekerja di luar NTT harus kembali ke NTT karena PHK.

Gubernur NTT Victor
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

Politisi PKB ini juga menyebut pemerintah tidak mampu membuka lapangan kerja baru yang bisa melibatkan banyak pekerja.

Menurutnya, ukuran kemiskinan yang kita dialami saat ini sebenarnya bisa berkurang jika pemerintah fokus membangun rumah sederhana yang layak huni dan pemasangan meteran listrik gratis bagi masyarakat yang tidak mampu.

Halaman
12
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved