Breaking News:

Berita Sarolangun

Tujuh Reklame di Sarolangun Kena Tindak BPPRD

"Jika tidak dibayar juga kita akan tindak lanjut dengan SP jika tidak indahkan juga kita akan eksekusi penurunan..

Rifani halim
Petugas BPPRD Sarolangun menempelkan peringatan kepada reklame yang tak bayar pajak 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah kabupaten Sarolangun menindak tujuh reklame yang tak kunjung membayar pajak.

kabid pendapatan bpprd sarolangun Herjoni Edison menyatakan, beberapa waktu lalu telah menindak tujuh reklame di Sarolangun dari berbagai macam reklame yang terpampang.

"Ada tiga reklame yang kita peringati di Sarolangun, sedangkan di kecamatan Singkut ada empat reklame yang kami tempelkan peringatan untuk segera membayar," katanya, Rabu (17/2/2021).

Lanjutnya, hingga sampai saat ini baru tiga reklame saja yang telah membayarkan pajak  reklame ke BPPRD, yakni Akphone, Djarum, dan Alfamart.

"Ada empat yang belum bayar reklame itu, tiga sudah membayar," ungkapnya.

Ia menyebutkan, sedangkan empat reklame yang belum membayarkan pajak, mengaku kepada pihak BPPRD dalam proses pengajuan kepihak manajemen perusahaannya masing-masing.

"Jika tidak dibayar juga kita akan tindak lanjut dengan SP jika tidak indahkan juga kita akan eksekusi penurunan," ungkapnya.

Ia mengingatkan kepada pihak yang memasang reklame agar tetap melakukan pembayar reklame sebab hal itu untuk pendapatan daerah kabupaten Sarolangun sendiri.

(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Baca juga: Jelang Pembacaan Tuntutan, KPK Pindahkan Cornelis, AR Syahbandar, dan Chumaidi Zaidi ke Lapas Jambi

Baca juga: Harga TBS di Jambi Turun Lagi, Kadis Perkebunan Berharap Tidak Sampai di Bawah Rp1.000 per Kilogram

Baca juga: VIDEO Persediaan dan Harga Gas LPG Bersubsidi di Tengah Masyarakat Muarojambi Masih Jadi Polemik

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved