Tips Kesehatan

Gejala Kanker Lambung Hampir Mirip dengan Sakit Maag, Waspada!

Sakit kanker lambung mungkin masih asing di telinga khalayak Indonesia. Namun bukan berarti kita harus menganggap sepele. Jika terlambat mengetahui

Editor: Suci Rahayu PK
Gejala kanker lambung 

TRIBUNJAMBI.COM - Sakit kanker lambung mungkin masih asing di telinga khalayak Indonesia.

Namun bukan berarti kita harus menganggap sepele. Jika terlambat mengetahui perkembanganya, kanker ini bersifat sangat mematikan. 

Ilustrasi sakit lambung
Ilustrasi sakit lambung (Emily Frost)

Menurut Prof. DR. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP, pasien penderita lambung selalu datang terlambat karena sudah di posisi stadium akhir.

Oleh sebab itu ia mengajak masyarakat untuk mendeteksi kanker lambung sedari dini.

Promo Terbaru Alfamart Hari Ini 11 Februari 2021, Produk Spesial Mingguan, Serba Gratis, DLL

Pasutri Buka Praktek Aborsi, Suami Gaet Pelanggan Istri Eksekutor, Janin Dibuang ke Toilet

"Lakukan pemeriksaan segera jika dirasa terjadi ciri-ciri kanker lambung atau dengan sakit maag yang berkepanjangan," katanya dalam seminar virtual yang dilaksanakan oleh Yayasan Kanker Indonesi (YKI), Rabu (10/2/2021).

Dalam seminar tersebut, dr. Aru Sudoyo menjelaskan ada enam situasi yang perlu diwaspadai sebagai gejala kanker lambung di antaranya yaitu:

1. Nyeri

Ada rasa nyeri yang timbul pada perut atau abdomen.

Aktivitas yang padat membuat rasa sakit ini jarang diperhatikan.

Rasa sakit ini mirip dengan sakit maag. Namun tidak hilang walau sudah makan.

Rasa nyeri itu lama kelamaan semakin tidak tertahankan.

Guru ini Lakukan Tindakan tak Terpuji di Depan Murid, Merekam dan Menyebarluaskan Videonya

Mengenal Klenteng Hok Tek, Klenteng Tertua di Jambi, Tempat Persembunyian Senjata Pejuang Rakyat

2. Sulit menelan makanan

Hal ini terjadi ketika tumor terletak di kardia atas yang merupakan bagian lambung penerima makanan dari kerongkongan.

Sehingga terjadi penyempitan di sana. Ketika akan menelan makanan, penyintas kerap meminum banyak air agar makanan dapat larut ke dalam perut.

Walau akhirnya akan terjadi gastroesophageal reflux atau gerd.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved