Breaking News:

Pasutri Buka Praktek Aborsi, Suami Gaet Pelanggan Istri Eksekutor, Janin Dibuang ke Toilet

Polda Metro Jaya membongkar praktek aborsi ilegal di Kota Bekasi. Mirisnya, pasangan suami istri (Pasutr) jadi dalang dibalik praktek terlarang itu

Tribunnews.com, Reza Deni)
Polda Metro Bongkar Praktik Aborsi Ilegal 

TRIBUNJAMBI.COM, BEKASI - Polda Metro Jaya membongkar praktek aborsi ilegal di Kota Bekasi.

Mirisnya, pasangan suami istri (Pasutr) jadi dalang dibalik praktek terlarang itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, keduanya memasarkan jasa aborsi ilegal itu melalui website dan Whatsapp.

Mengenal Pasar Hongkong di Kota Jambi, Ramai Jelang Tahun Baru Imlek

Chord Gitar Im Missing You - Sunjae OST True Beauty, Masuk Lagu Teratas Spotify

Dari informasi yang dihimpun, website yang dimaksud adalah hellodok.web.id.

Bentuk pemasarannya itu melalui media sosial. Yang memasarkan itu suaminya, ST," kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2021).

Melalui website tersebut, pasien akan terhubung ke sebuah nomor Whatsapp yang digunakan untuk berkomunikasi dan menyepakati harga dengan para tersangka.

"Kemudian korban janjian di salah satu tempat yang sudah disepakati dan deal dengan harganya. Kemudian korban atau si ibu yang akan melakukan aborsi ini dibawa ke tempat aborsi di kediamannya (tersangka)," terang Yusri.

Polda Metro Bongkar Praktik Aborsi Ilegal
Polda Metro Bongkar Praktik Aborsi Ilegal (Tribunnews.com, Reza Deni))

Dibantu Calo

Tersangka ST dan ER mematok harga jutaan Rupiah untuk sekali melakukan praktik aborsi ilegal.

"Tarifnya yang dia terima Rp 5 juta rupiah," kata Yusri.

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved