Berita Internasional

TAMPAK Tabiat Buruk Trump, Dana Donasi Kampanyenya di Pemilu 2020 Malah Disalurkan ke Bisnisnya

Ya, sifat liciknya muncul karena Donald Trump diduga telah menyalurkan ribuan dolar dari para pendonornya.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Politico
Donald Trump 

TRIBUNJAMBI.COM - Tabiat burut Donald Trump terlihat usai tidak lagi menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).

Ya, sifat liciknya muncul karena Donald Trump diduga telah menyalurkan ribuan dolar dari para pendonornya.

Bisa dikatakan, Donald Trump menyelewengkan donasi para pendukungnya dulu di Pilpres AS 2020.

Diketahui, ia menyalurkan uang tersebut ke bisnis pribadinya.

Hal itu terutama setelah kekalahannya dalam pemilu AS 2020.

Donald Trump.
Donald Trump. (Istimewa)

INI Dosa Donald Trump yang Buat Iran Benci Setengah Mati dengan Mantan Presiden AS, Sampai Diburu

JOE BIDEN Akui Donald Trump Terlalu Lemah ke Putin, Kini Akui AS Tidak Akan Lagi Tunduk dengan Rusia

APESNYA Nasib Donald Trump, Ditinggalkan Mendadak Pengacaranya Jelang Sidang Pemakzulan Senatnya

Kampanye pemilihan kembali mantan presiden memindahkan sekitar US$ 2,8 juta dari donor ke Trump Organization selama masa jabatannya, termasuk setidaknya US$ 81.000 sejak Trump kalah dalam pemilihan.

Menurut Forbes, berdasarkan laporan keuangan kampanye yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Federal.

Salah satu kelompok penggalangan dana bersama kampanyenya yang bekerja dengan Partai Republik juga memindahkan US$ 4,3 juta lagi dari donor ke bisnis mantan presiden selama masa jabatannya, termasuk US$ 331.000 setelah Hari Pemilu.

Seminggu setelah media mengumumkan hasil pemilihan dimana Joe Biden keluar sebagai pemenang, komite penggalangan dana bersama membayar hotelnya hampir US$ 300.000 untuk sewa kamar, ruang dan katering.

Hampir sebulan setelah Hari Pemilihan, kampanye tersebut membayar US$ 38.000 kepada Trump Tower Commercial LLC, bisnis di mana mantan presiden memiliki saham di menara senama di New York.

Pengajuan tersebut mencerminkan keprihatinan di antara anggota parlemen dan kelompok pengawas atas urusan diri sendiri dan pengayaan mantan presiden saat menjabat, mengandalkan dana publik dan kampanyenya untuk menggelembungkan bisnis pribadinya.

Anak Usia 14 Tahun Ditemukan Berada dalam Gudang, Polisi Duga ada Paraktik Prostitusi Online

DILARANG MELANGGAR! Akhir Pekan Ini, PNS, Pegawai BUMN, Polri hingga TNI Dilarang ke Luar Kota

Bacaan Doa Memasuki Bulan Rajab 1442 Hijriyah, Perbanyak Istighfar dan Berpuasa

Dia melakukan lebih dari 500 kunjungan ke propertinya saat menjabat, sementara 346 pejabat cabang eksekutif melakukan 993 kunjungan ke propertinya saat dia menjabat, dan setidaknya 143 anggota Kongres melakukan 361 kunjungan ke properti yang dimilikinya, menurut Citizens for Ethics dan Tanggung Jawab di Washington.

Kampanyenya dan komite penggalangan dana bersama dengan RNC, bersama dengan Super PAC America First Action yang berafiliasi dengan Trump, menghabiskan lebih dari US$ 7 juta dan mengadakan 32 acara di properti yang dimiliki oleh mantan presiden, CREW menemukan.

Organisasi pengawas menemukan bahwa kelompok kepentingan khusus kemungkinan menghabiskan lebih dari US$ 13 juta di properti yang dimilikinya.

"Dalam empat tahun terakhir kelompok kepentingan khusus, pemerintah asing, dan kelompok politik bersama-sama mengadakan lebih dari 250 acara di 14 properti Trump, kemungkinan menghasilkan pendapatan puluhan juta dolar untuk Organisasi Trump," kelompok tersebut melaporkan.

Ancaman Fasha, Pemkot akan Beri Sanksi Bila Nakes Tak Mau Divaksin, Status ASN Bisa Turun Pangkat

CARI Tahu Watak Asli Orang Lewat Primbon Jawa, Kelahiran Maret 1994 Diungkap Sesuai Weton Lahirnya

Ketua DPRD Sayangkan Aksi Nekat Z Oknum ASN Cukong PETI dan Penjual Nama Wartawan

“Secara keseluruhan, kelompok kepentingan khusus telah menyelenggarakan 142 acara, kelompok politik telah menyelenggarakan 100, dan pemerintah asing atau kelompok yang disponsori pemerintah asing telah menyelenggarakan 13 acara lainnya.”

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Artikel ini telah tayang di Intisari.Online

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved