Breaking News:

Berita Merangin

Ketua DPRD Sayangkan Aksi Nekat Z Oknum ASN Cukong PETI dan Penjual Nama Wartawan

Dikatakan Zubir, jika memang terbukti Zairin bermain PETI dan menjual nama wartawan kepada cukong PETI demi mendapatkan uang, maka...

TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Ketua DPRD Kabupaten Merangin Herman Efendi menyayangkan tindakan yang diduga  dilakukan oleh Zairin oknum ASN yang berdinas di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin yang ikut bermain PETI.

Menurut dia, aktivitas PETI di Merangin harus dikurangi, bila perlu dihentikan, sebab banyak mudharat dibandingkan manfaatnya.

Katanya, harusnya ASN menjadi contoh kepada masyarakat untuk tidak melangar apa yang terlah dilarang oleh pemerintah.

"Saya ikut prihatin atas apa yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut," kata Herman Efendi, Senin (8/2).

Mantan prajurit TNI AD ini meminta kepada oknum tersebut untuk menghentikan aktivitas tersebut dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk mengikuti peraturan yang berlaku.

Selain itu, dirinya juga menyayangkan atas dugaan mengatasnamakan wartawan untuk memungut uang dari cukong PETI.

"Sebagai abdi negara kita cari makan yang baik tanpa harus merusak nama teman-teman wartawan dilapangan dan saling menghormati," imbuhnya.

Untuk diketahui, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin diduga menjual nama wartawan untuk mendapatkan keuntungan.

ASN yang bernama Zairin tersebut diduga menjual nama wartawan Merangin untuk mengambil sejumlah uang pada cukong PETI di Merangin.

Informasi yang dihimpun, Zairin yang juga sebagai pemain PETI tersebut memungut uang sebesar Rp 2 juta untuk satu alat berat jenis excavator. 

Halaman
123
Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved