Breaking News:

Berita Kota Jambi

Ancaman Fasha, Pemkot akan Beri Sanksi Bila Nakes Tak Mau Divaksin, Status ASN Bisa Turun Pangkat

Keterangan Fasha, ia menekankan bagi yang tidak ada masalah tersebut maka diwajibkan vaksin. Lain halnya ketika orang tersebut...

Rara khushshoh
Tampak depan gedung Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Jambi sebagai tempat penyimpanan vaksin Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Pemerintah Kota Jambi akan berikan sanksi tenaga kesehatan yang tak mau divaksin. Jika berstatus ASN bisa turun pangkat.

Selaim itu, sanksi lainnya tidak mau divaksin untuk alasan jelas maka akan ditunda kenaikan pangkatnya.

"Saya dengar juga ada petugas kesehatan yang sengaja meminta surat dokter spesialis. Penyakitnya tidak masuk dalam penyakit 12 komorbid, jadi seolah-olah dicari penyakitnya," sebut Fasha, Walikota Jambi, Senin (08/02/2021) sore.

Kejadian seperti itu ia pastikan harus divaksin.

Pesannya untuk nakes, bahwa besar penghargaan pemerintah pada nakes. Berupa mendahulukan tenaga kesehatan untuk divaksin.

Disaat rakyat menginginkan vaksin, tetapi belum mendapat bagian.

"Kalau ada tenaga kesehatan yang tidak mau divaksin alangkah naifnya. Masyarakat yang mau divaksin terpaksa menahan diri," lanjutnya.

Termasuk dirinya yang merupakan bagian dari orang yang menginginkan vaksinasi. Namun ia mengatakan ia tidak dapat divaksin lantaran penyintas Covid-19.

Lebih lanjut, banyak hal yang membuat presentase nakes divaksin. 

Pertama dikarenakan sistem elektronik. Saat hendak divaksin kemudian didata, ternyata tidak masuk pada sistem elektronik.

"Saat dimasukan namanya tidak keluar, sehingga dimasukan kembali," ucap.

Kemudian ada juga kendala komorbid, yaitu penyakit penyakit bawaan yang tidak diperbolehkan.

Kendala lain, ada yang sedang menyusui, ataupun hamil, dan program hamil.

Keterangan Fasha, ia menekankan bagi yang tidak ada masalah tersebut maka diwajibkan vaksin. Lain halnya ketika orang tersebut penyintas Covid-19.

"Bagi yang hamil, kita beri kelonggaran belum divaksin, bukan tidak divaksin," sebutnya.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Pengurus Harian UKK KSR PMI Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi Dilantik

Jilid II, Alat Berat dari Lokasi Peti Kembali Keluar dari Hutan Lindung Sarolangun

Produk UMKM Provinsi Jambi Dipasarkan Melalui Online, Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved