Breaking News:

Berita Kota Jambi

Sekdes Sungai Tering Jadi Saksi Kasus Korupsi APBDes Tahun 2019

Namun selama proses hukum berjalan, terdakwa telah melakukan pengembalian dugaan kerugian negara senilai 287 juta rupiah.

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Nani Rachmaini
Dedi nurdin
Sidang Kasus Korupsi APBDes 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jaksa penuntut umum hadirkan empat orang saksi dari perangkat Desa Sungai Tering, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada sidang dugaan tindak pidana korupsi APBDes tahun 2019. 

Pada persidangan Senin (8/2/2021) salah satu saksi yang dihadirkan adalah Azis selaku Sekdes (Sekretaris Desa). Dalam persidangan ia menyebut ikut membatu proses pembangunan sejumlah proyek yang menjadi objek dugaan tindak pidana korupsi. 

Baik pada pembangunan jalan, lapangan bolan dan jembatan betok di Desa Dungai Tering. Setidaknya ada tiga kali proses belanja bahan hingga proses pembayaran yang melibatkan dirinya sebagai Sekdes. 

"Untuk rancangannya sudah ada yang membuat. Saya cuma diminta pak Kades untuk melakukan pembayaran bersama bendahara," kata Azis. 

Mengenai proses pengerjaan kegiatan pembangunan kata Azis semua bahan baku dibeli dati toko alat bangunan milik Yunus. 

"PPKnya pak Yunus, dan punya toko bangunan dia juga. Kami mesan dan melakukan pembayaran sesuai perintah. Ketika pencairan semua diserahkan ke pak Yunus," kata Azis. 

Selama proses persidangan para saksi dimintai keterangan mengenai proses penganggaran sejumlah kegiatan mengenai penggunaan APBDes tahun anggatan 2019. 

Seperti diketahui, terdakwa Pamesange merupakan Plt Kepala Desa Sungai Tering. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi pada penggunaan APBDes tahun 2019 senilai 1,7 miliar. 

dalam penggunaan anggaran diduga ada laporan kegiatan penggunaan anggaran yang diduga fiktif. Sehingga menimbulkan kerugian negara 287 juta rupiah. 

Kerugian negara muncul dari hasil penghitungan beberapa kegiatan. Yakni pembuatan lapangan sepak bola, pembangunan jembatan beton, pengecoran jalan lingkungan dan beberapa kegiatan lainnya.

BREAKING NEWS Pencuri Kulit Manis di Ujung Ladang Kerinci Berhasil Dibekuk Polisi

Namun selama proses hukum berjalan, terdakwa telah melakukan pengembalian dugaan kerugian negara senilai 287 juta rupiah. Terdakwa sendiri saat ini masih menjalani proses penahanan di Polres Tanjab Timur.

Pamesange mengikuti persidangan melalui virtual. Proses sidang dipimpin oleh majelis hakim Morailam Purba selaku ketua majelis, Hakim Adly dan Amir Azwan masing-masing sebagai hakim anggota. (Dedy Nurdin)

Batanghari Kelola 80 Paket Tender, Sembilan Paket Sudah Tayang di LPSE, Begini Besarannya

Wawancara Khusus Pengemudi Alat Berat Penamban Emas Ilegal, Diupah 5 Persen Emas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved