Breaking News:

Berita Batanghari

Drainase di Rengas Condong Tersumbat, Timbulkan Bau Tak Sedap, Warung Sarapan Milik Sari Jadi Sepi

Drainase atau gorong-gorong di Jalan Jendral Soedirman Kelurahan Rengas Condong RT 21 RW 05, Batanghari, tersendat dan dipenuhi sampah.

tribunjambi/musawira
Warga setempat Sari (28) yang juga pemilik warung sarapan terkena imbas dari drainase yang tersendat. Drainase di Rengas Condong Tersumbat, Timbulkan Bau Tak Sedap, Warung Sarapan Milik Sari Jadi Sepi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Drainase atau gorong-gorong di Jalan Jendral Soedirman Kelurahan Rengas Condong RT 21 RW 05, Batanghari, tersendat dan dipenuhi sampah.

Sampah yang menumpuk memenuhi gorong-gorong itu menimbulkan bau tak sedap

Selain itu gorong-gorong tersebut juga mengalami pendangkalan akibat timbunan tanah disaat pembangunan kantor sekretariat.

Warga setempat Sari (28) yang juga pemilik warung sarapan terkena imbas dari drainase yang tersendat dan juga sampah yang menumpuk di gorong-gorong tersebut.

Tak Mampu Bayar Tambahan Bagasi Dipesawat, Pria ini Terpaksa Memakan 30 kilogram Jeruk

12 Calon Menwa UIN Sultan Thaha Saifuddin Ikut Pra Pendidikan Dasar Komando

Cara Mengobati Mata Bintitan atau Timbilan - Jangan Dipencet Tapi Kompres Air Hangat

“Air yang tergenang digorong-gorong ini sudah terjadi sekitar 2 bulan ini, air itu meluap ketika sedang hujan lalu saluran drainasenya tak berfungsi,” kata Sari kepada Tribunjambi.com, Jumat (5/2/2021).

Sari menambahkan, saluran air ini seharusnya secara rutin dibersihkan Dinas terkait, namun hingga memasuki 2021 belum ada upaya dari mereka untuk menangani persoalan ini.

“Ketika ada yang sarapan pasti ada yang nanya terkait bau busuk berasal dari got ini, maka dari itu Saya dan suami inisiatif untuk menutup gorong-gorong ini dengan papan, hanya itu yang bisa saya perbuat,” ujarnya.

Drainase yang tersendat dan juga sampah yang menumpuk di gorong-gorong.
Drainase yang tersendat dan juga sampah yang menumpuk di gorong-gorong. (tribunjambi/musawira)

Sementara itu, tidak berfungsinya drainase ini juga berdampak kepada genangan air ketika masuki musim hujan.

“Kalau ada hujan deras berkepanjangan pastilah meluber hingga masuk kedalam rumah saya,” ungkapnya.

Ketua RT 21, Junifar saat dikonfirmasi mengatakan, gorong-gorong yang tersumbat itu setidaknya sudah terjadi satu tahun belakangan ini.

Pesan Cha Eun Woo Usai True Beauty Tamat: Saya Ingat Saat Memahami Luka dan Kesepian Su Ho

Sempat Dihina dan Diarak Warga Karena Mencopet, Kemampuan Nenek Ini Mengaji Bikin Seisi Ponpes Kagum

Madi, Mantan Pengusaha Jamur di Kota Jambi Alih Profesi Jadi Pencuri Motor, 15 Kali Sudah Beraksi

“Lebih kurang 1 tahun saluranya tesumbat, selain sampah juga disebabkan tanah timbunan dari hasil pembangunan,” kata Junifar.

Gorong-gorong yang tersumbat itu kata Ketua RT memiliki panjang sekira 2 kilometer. Sekira ada tiga rumah dan dua warung makan yang terdampak.

“Saya harap pemerintah turun tangan untuk perbaiki persoalan ini,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved