Berita Nasional
Nasib Idham Azis Usai Tak Jadi Kapolri Lagi, Dua Posisi Ini Menanti? Ikuti Jejak Tito Karnavian
Listyo Sigit Prabowo akan dilantik sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Idham Azis, Rabu (27/1/2021).
TRIBUNJAMBI.COM - Listyo Sigit Prabowo akan dilantik sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Idham Azis, Rabu (27/1/2021).
Listyo Sigit Prabowo akan menggantikan Idham Azis yang purna tugas Februari.
Lantas, seperti apa nasib Idham Azis usai jabatan sebagai Kapolri sudah tak lagi didudukinya.
Apakah akan menyusul Tito Karnavian dan sejumlah pejabat Polri lain dengan masuk ke Pemerintahan?
Baca juga: Rabu Pon Pilihan Jokowi Punya Neptu 14, Apa Istimewanya? Komjen Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri
Baca juga: Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Tugas Polsek Fokus Pembinaan, Ini Latar Belakang Ide Tersebut
Baca juga: Rencana Listyo Sigit Ketika Menjabat Kapolri, Diantaranya ada Libatkan Mantan Napi Untuk Kasus ini
Masa jabatan Idham Azis sebagai Kapolri tergolong singkat, yakni sekitar setahun 3 bulan.
Diketahui, Jokowi menunjuk Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.
Setelah pensiun sebagai Kapolri, apakah Jenderl Idham Azis akan ikuti jekak Tito Karnavian atau Badrodin Haiti?
Masa tugas Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri akan berakhir pada Februari 2021.
Tongkat kepemimpinannya di Korps Bhayangkara akan diteruskan ke Komjen Listyo Sigit Prabowo yang telah disetujui DPR RI sebagai Kapolri.
Lantas yang menjadi pertanyaan, kemanakan karir selanjutnya Idham Azis.

Apakah lulusan Akpol 1988 akan mengikuti para mantan Kapolri terdahulu yang menduduki jabatan di pemerintahan?
Diketahui, dua Kapolri sebelum Idham Azis yakni Tito Karnavian dan Badrodin Haiti kini menempati jabatan strategis di pemerintahan Joko Widodo.
Tito Karnavian dipercaya sebagai Menteri Dalam Negeri di Kabinet Indonesia Maju, sedangkan Badrodin Haiti menjabat Komisaris Utama BUMN PT Waskita Karya.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia ( Lemkapi), Edi Hasibuan menyebut dua jabatan yang bisa saja ditempati Idham Azis setelah pensiun.
Edi menilai jabatan yang paling cocok untuk Jenderal Idham Azis yakni duta besar ( Dubes) di negara tetangga.
Baca juga: Polda Jambi Bantah Gelar Razia Masker dengan Denda Rp 250 Ribu, Kabid Humas: Itu Hoax
Baca juga: Salut, Mahasiswa Unja Ciptakan Alat Sterilisasi Makanan dan Mendapat Juara Pertama Dalam Lomba Esai
Baca juga: VIDEO: Permintaan Maaf Pembuang Telur Ayam Setelah Aksinya Viral: Saya Kecewa