Calon Kapolri

Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Tugas Polsek Fokus Pembinaan, Ini Latar Belakang Ide Tersebut 

Komjen Listyo Sigit Prabowo menginginkan ke depannya polsek tidak lagi dibebankan pada tugas penyidikan.

Editor: Rahimin
(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Kabareskrim yang juga calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Tugas Polsek Fokus Pembinaan, Ini Latar Belakang Ide Tersebut  

Komjen Listyo Sigit Prabowo Ingin Tugas Polsek Fokus Pembinaan, Ini Latar Belakang Ide Tersebut 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat uji kelayakan sebagai calon Kapolri di DPR RI pada Rabu (20/1/2021), Komjen Listyo Sigit Prabowo menginginkan ke depannya polsek tidak lagi dibebankan pada tugas penyidikan.

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto menyebut, tugas kepolisian sektor (polsek) ke depannya lebih baik fokus pada pembinaan masyarakat.

"Saya melihat bagaimana polsek difungsikan nanti sebagai pembina masyarakat, bagaimana mengayomi masyarakat. Mereka bersama masyarakat dalam suasana guyub," ujar Benny dalam webinar, Minggu (24/1/2021).

Baca juga: VIDEO 4 Jendral Berpeluang Jadi Kabareskrim Gantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo

Baca juga: Bantah Pernyataan Jenderal Moeldoko, Walhi: Pelepasan Hutan Kalimantan Era Jokowi Capai 427.952 Ha

Baca juga: Tangis Kalina Ocktaranny, Orangtua dan Anaknya Tak Hadir Acara Lamarannya sama Vicky: WA Aja Nggak!

Benny menyebut, calon kepala Kepolisain RI, Listyo Sigit Prabowo menginginkan supaya polsek tidak lagi melakukan penegakan hukum. Nantinya, akan terjadi pergeran fungsi penyidikan.

Menurut Benny, langkah ini dilakukan demi terciptanya konsep restorative justice atau keadilan restoratif dalam ranah penegakan hukum.

"Orientasi pendekatannya restorative justice. Ini penting, jangan ada masalah sedikit dilaporin, nenek-nenek cuma nyuri satu kakao, masuk penjara," kata dia.

Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021).
Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021). (Tribunnews/HO/Humas DPR RI)

Akan tetapi, kata Benny, pergeseran fungsi penyidikan ini tidak diterapkan di semua polsek.

Di samping itu, pergeseran penyidikan di tingkat polsek juga berkaca dari sejumlah peristiwa pembakaran dan penyerangan terhadap kantor polsek.

"Kita tahu kondisi polsek jumlah personel, persenjataan fasiiasnya terbatas, sangat lemah diserang pihak yang tidak suka," ujar dia.

Baca juga: Billy Syahputra Positif Covid-19, Reaksi Ibunda Amanda Manopo Jadi Sorotan: Dia Belum Kabari ke Saya

Baca juga: Ramai Uninstall WhatsApp Buntut Kebijakan Barunya, Banyak yang Beralih ke Telegram dan Signal

Baca juga: Gelagat Celine Evangelista Tiba-tiba Sindir Stefan William dan Natasha Wilona: Gue Buka Jalan!

Dalam uji kelayakan sebagai calon Kapolri di DPR RI pada Rabu (20/1/2021), Listyo menginginkan ke depannya polsek tidak lagi dibebankan pada tugas penyidikan.

Nantinya, tugas polsek lebih dititik beratkan pada tugas preemtif dan preventif, termasuk penyelesaian masalah restorative justice.

Sebetulnya, konsep pergeseran tugas Polsek sendiri pernah diusulkan Menko Polhukam Mahfud MD pada tahun lalu.

Ide ini juga berdasarkan gagasan Presiden Joko Widodo supaya Polsek tidak melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kompolnas Beberkan Latar Belakang Listyo Sigit Ingin Ubah Tugas Polsek"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved