Berita Sumatera

Marah Dibilang Ganteng, Kuna Membabi Buta Bacok Yanto Hingga Tewas

Gara-gara ucapan ganteng, seorang pria bernama Susiato alias Yanto tewas.

Editor: Rahimin
Kolase TribunMadura.com
Ilustrasi Pembacokan. Marah Dibilang Ganteng, Kuna Membabi Buta Bacok Yanto Hingga Tewas 

Marah Dibilang Ganteng, Kuna Membabi Buta Bacok Yanto Hingga Tewas

TRIBUNJAMBI.COM - Gara-gara ucapan ganteng, seorang pria bernama Susiato alias Yanto tewas.

Yanto tewas di tangan teman satu kosnya, KS alias Kuna alias Bai (45).

Warga Sumatera Utara itu membacok Susiato menggunakan parang.

Pembunuhan ini dipicu karena pelaku tersinggung saat dibilang ganteng oleh korban.

Baca juga: Komjen Listyo Sigit Prabowo Dilantik Jadi Kapolri Akhir Januari, Istana Terima Surat Persetujuan DPR

Baca juga: Hiendra Soenjoto Beri Suap ke Eks Sekretaris Mahkamah Agung dan Menantu Rp 45,7 Miliar, Janjinya Ini

Baca juga: Anda Ingin Miliki iPhone 12 Series, Datang Saja ke AK Phone, Cek Harganya

"Korban bilang ke pelaku, ‘Tumben, kok, ganteng kali. Mau ke mana?’ Karena ucapan itu, membuat pelaku tersinggung," ungkap Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/1/2021).

Kejadian ini bermula di sebuah tempat kos di Km 11 Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Di tempat itulah, KS dan Susiato menginap. 

Pelaku dan korban sama-sama berasal dari Sumatera Utara, tetapi mereka tidak saling mengenal.

Di tempat kos itulah awal mereka bertemu. Senin (18/1/2021), setelah Susiato menyapa KS dengan sebutan “ganteng”, Susiato dan temannya yang bernama Soni Syah Dalimunthe hendak berangkat bekerja atau berjualan peralatan rumah tangga menuju ke Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

lustrasi
lustrasi (iStockphoto)

Gunar menerangkan, pelaku kemudian membuntuti korban dengan mengendarai sepeda motor.

Korban ditusuk di perut

Pembacokan terjadi di Jalan Bakal, Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut, pelaku langsung membacok korban dan temannya.

“Dua bacokan mengenai perut sebelah kanan korban, bacokan ketiga ke arah Soni dan mengenai Soni, dan kemudian Soni berhasil lari dari pelaku," jelas Gunar.

Soni yang dalam keadaan terluka meminta pertolongan kepada pengendara yang sedang melintas.

Baca juga: Mesra di Ikatan Cinta, Rupanya Arya Saloka dan Amanda Manopo Tak Saling Bicara di Lokasi Syuting

Baca juga: Warga Cemas Ada Benda Mirip Rudal Bertuliskan Aksara China di Kepulauan Riau, Ini Analisa Roy Suryo

Baca juga: 4 Jenderal Berpeluang Jadi Kabareskrim Gantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo, Ada Irjen Wahyu Widada

Dia meminta bantuan untuk membawa Susiato yang terluka parah ke Puskesmas Koto Gasib di Siak. Namun, dalam perjalanan menuju Puskesmas, nyawa Susiato tidak tertolong.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved