Tahun Ini Tak Ada Anggaran Lanjutan Pembangunan Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher, Maret Bisa Dipakai

Sebelumnya gedung enam lantai tersebut sudah dilakukan rehab supaya bisa digunakan untuk menjadi ruang isolasi.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Zulkifli
Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski tahun ini tidak ada anggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung VVIP RSUD Raden Mattaher Jambi.

Namun pihak manajemen menargetkan pada bulan Maret gedung tersebut bisa digunakan untuk melayani pasien Covid-19.

Sebelumnya gedung enam lantai tersebut sudah dilakukan rehab supaya bisa digunakan untuk menjadi ruang isolasi.

Baca juga: Pertemuan IJK 2021, Bupati Kerinci Terima Penghargaan Nasional dari OJK

Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Fery Kusnadi mengungkapkan, anggaran multiyears kelanjutan pembangunan gedung tersebut tahun ini tidak dianggarkan.

Namun dalam waktu dekat akan kembali dilakukan review perencenaan.

"Kalau kemarin review dari PU sih masih butuh sekitar Rp20 miliar lagi," sebut Fery, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Batanghari Bertambah 19 Kasus, Bayi Usia 10 Bulan Terpapar

Meski tahun ini tidak ada dipanjutkan pembangunannya, namun Fery menyebut pihaknya menargetkan gedung tersebut untuk bulan Maret ini gedung itu bisa digunakan untuk ruang isolasi.

"Kalau saya sih nargetkan bulan Maret ini gedung itu jadi ruang isolasi pasien covid lah," sebut Fery.

Sekda Provinsi Jambi Sudirman ketikan dikonfirmasi terkait kelanjutan pembangunan gedung VVIP RSUD Raden Mattaher tersebut juga mengungkapkan jika tahun dana multiyears gedung itu tidak dianggarkan.

Baca juga: Wakil Walikota Sungai Penuh Hadiri Pembukaan Kerinci Education Roadshow IMKS

Rehab yang telah dilakukan untuk pelayanan isolasi pasien covid-19 menggunakan dana BTT.

Seperti diketahui, pembangunan gedung vvip tersebut telah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Tahun 2017 lalu, dianggarkan Rp 4 M, jumlah yang sama dengan tahun 2018.

Tahun 2019 lalu, ada anggaran Rp 10,5 M untuk melanjutkan pembangunan berupa pemasangan enam unit AC central untuk enam lantai.

Pada tahun 2020 lalu sempat dianggarkan senilai Rp10 Miliar namun gagal terealisasi karena terdampak refokusing.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved