Berita Batanghari
Kasus Positif Covid-19 di Batanghari Bertambah 19 Kasus, Bayi Usia 10 Bulan Terpapar
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yennie kepada Tribunjambi.com menyampaikan bahwa kemarin terkonfirmasi ada 19 kasus baru ya
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBINJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kabupaten Batanghari kembali mencatat penambahan kasus baru Covid-19 pada Jumat (15/1/2021) kemarin.
Tambahan belasan kasus terungkap lewat laporan harian Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Batanghari.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yennie kepada Tribunjambi.com menyampaikan bahwa kemarin terkonfirmasi ada 19 kasus baru yang dinyatakan positif Covid-19.
Baca juga: Wakil Walikota Sungai Penuh Hadiri Pembukaan Kerinci Education Roadshow IMKS
“Ada penambahan 19 kasus konfirmasi, pada umumnya dari hasil pelacakan kontak. Tersebar di Kecamatan Muara Bulian dan Muara Tembesi,” katanya, Minggu (17/1/2021).
Lebih lanjut dr Elfie merinci dari 19 terkonfirmasi positif 12 orang diantaranya perempuan, inisial SAP (12), YUS (47), RMU (34), RZB (56), RSA (16), ARP (13), SUI (52), RER (32), DOK (26), QM (10 bulan), REP (12), RHA (29).
Sementara tujuh orang adalah laki-laki inisial, yakni RJ (32), DSY (25), MFI (22), IAL (21), MTU (61), LHH (34), YP (49).
Baca juga: Asik, Belajar Garnish dan Bedah Tumpeng di Dahlia Culinary Class, Bisa Langsung dan Online
Selain itu dari 12 orang perempuan, satu diantaranya terdapat masih bayi usia 10 bulan terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan swab.
dr Elfie sebut bayi itu tertular dari keluarganya sendiri.
“Sejauh ini masih tahap observasi, bila kondisi bayi itu membaik, maka akan isolasi di rumah bersama ibunya,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Adirozal Salah Satu Bupati yang Menerima Penghargaan dari OJK
Demikian kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Batanghari secara kumulatif menjadi, 327 pasien diantaranya 277 alami kesembuhan dan 10 angka kematian.
“Saya tak bosan-bosannya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan cara menjadikan kebiasaan hidup sehari-hari,” katanya.
Mari bersama melawan Covid-19 dengan memutus mata rantai penyebaran melalui protokol kesehatan 5M.
“Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas," pungkasnya.