Pertempuran Laut Aru 15 Januari 1962, KRI Macan Tutul dan Yos Sudarso Dihujani Tembakan
Tiga kapal milik Indonesia, KRI Macan Kumbang, KRI Macan Tutul membawa Komodor Yos Sudarso, dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo...
TRIBUNJAMBI.COM - Jarang yang mengetahui pertempuran di Laut Aru 15 Januari 1962.
Pertempuran laut tiga kapal milik Indonesia melawan kapal Belanda.
KRI Macan Tutul dengan Komodor Yos Sudarso yang ada di dalamnya gugur.
Peristiwa besar ini terjadi sekira 57 tahun lalu.
Pada 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta.
Baca juga: Misteri Tujuh Kopassus di Lembah X Tahun 1969, Setelah Kaki Michael Rockfeller Ketemu
Saat itu, Soekarno membentuk Komando Mandala.
Mayjen Soeharto sebagai panglima komando.
Tugas Komando Mandala adalah untuk merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.
Suasana pada tahun-tahun itu memanas.
Musuh utama, Belanda, mengirimkan kapal induk Hr. Ms. Karel Doorman ke Papua bagian barat. Angkatan Laut Belanda, Koninklijke Marine, menjadi tulang punggung pertahanan di perairan Papua bagian barat.

Sampai 1950, unsur-unsur pertahanan Papua Barat terdiri dari: Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan Belanda), Korps Mariniers dan Marine Luchtvaartdienst, sebagaimana dituliskan di wikipedia.
Sejak 1958, kekuatan militer Belanda terus bertambah dengan kesatuan dari Koninklijke Landmacht (Angkatan Darat Belanda) dan Marine Luchtvaartdienst.
Selain itu, batalyon infantri 6 Angkatan Darat merupakan bagian dari Resimen Infantri Oranje Gelderland yang terdiri dari 3 batalyon yang ditempatkan di Sorong, Fakfak, Merauke, Kaimana, dan Teminabuan.
Kala itu, Pemerintah Indonesia mengirimkan sebuah operasi rahasia untuk menyusupkan sukarelawan ke Papua bagian barat.
Baca juga: Inilah 5 Rahasia Denjaka, Pasukan Elite Laut dari TNI AL, Dijuluki Sebagai Hantu Lautnya Indonesia
Walaupun Trikora telah dikeluarkan, namun misi itu dilaksanakan sendiri-sendiri dalam misi tertentu dan bukan dalam operasi bangunan.