Misteri Tujuh Kopassus di Lembah X Tahun 1969, Setelah Kaki Michael Rockfeller Ketemu

Perwira Kopassus itu sebelumnya melakukan orientasi dengan cara menumpang pesawat misionaris jenis Cesna ke hutan Papua. Tak disangka...

Editor: Duanto AS
Istimewa
Ilustrasi Kopassus, pasukan elite TNI AD. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kala itu Kopassus masih bernama RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) dikirim ke belantara Irian Barat (sekarang Papua).

Beberapa waktu sebelumnya, hilangnya Michael Rockfeller di hutan Papua menjadi misteri besar tahun 1960-an.

Rockfeller merupakan putra raja minyak Amerika Serikat yang melakukan ekspedisi ke pedalaman Papua Nugini.

-Michael Rockfeller merupakan keluarga dari John D Rockefeller, miliarder pertama dalam sejarah Amerika dan dunia. Keluarga itu yang mendirikan perusahaan Standard Oil-

Sekira dua bulan setelah upaya pencarian, ditemukan sepotong kaki yang masih mengenakan sepatu.

Temuan potongan kaki itu menggegerkan dunia.

Baca juga: Kopassus Berkaki Dibela Jenderal Habis-habisan, Akhirnya Jadi Intelijen Misterius Operasi Khusus

Setelah penelitian, berdasar jenis sepatu itu, sepotong kaki itu dikenali sebagai potongan tubuh dari Michael Rockefeller.

Tak butuh waktu lama, kemudian berhembus isu sampai luar negeri bahwa ada suku kanibal di wilayah timur Indonesia.

Beberapa tahun setelah temuan kaki Michael Rockefeller dan isu suku kanibal berembus, RPKAD (sekarang Kopassus) mengirimkan misi ke pedalaman Papua.

Saat itu, hutan di wilayah itu masih sangat liar dan berisiko untuk didatangi, termasuk oleh RPKAD.

Kabar kematian tragis Rockfeller itu menjadi perhatian dunia internasional.

Termasuk rumor bahwa Rockfeller telah dimakan suku kabibal yang tinggal di hutan belantara Papua Nugini.

Rumor keberadaan suku pemakan manusia juga menyebar ke kawasan pedalaman Irian Barat (Papua), yang pada 1960-an masih merupakan hutan lebat yang belum terjamah.

Pada 5 Mei 1969, meski rumor tentang keberadaan suku kanibal di pedalaman Papua masih santer, 7 anggota pasukan Baret Merah, 5 anggota Kodam XVII Cenderawasih Papua dan 3 warga asing yang juga kru televisi NBC, AS serta 1 wartawan TVRI, Hendro Subroto, melaksanakan ekspedisi ke Lembah X.

Mereka berangkat ke lembah yang ada di lereng utara Gunung Jayawijaya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved