Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pembeli dan Penjual Sabu Sama-sama Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Dua pelaku penyalah gunaan narkotika jenis sabu dituntut bersalah oleh majelis hakim

Tribunjambi/Dedy Nurdin
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua pelaku penyalah gunaan narkotika jenis sabu dituntut bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (7/1/2021) kemarin. 

Kedua terdakwa adalah Marwandi Alamsyah dan Syahbana Iska. Surat tuntutan di bacakan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jambi di depan Majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi yang diketuai Hakim Arfan Yani. 

Dalam tuntutan JPU, Syahbana Iska dinyatakan terbukti secara sah daneyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. 

Sebagai mana dalam dakwaan pada pasal 112 ayat (1) Undang- Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Syahbana Iska dengan pidana penjara selama tujuh tahun," kata JPU yang membacakan tuntutan. 

Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut agar terdakwa dihukum dengan pidana denda senilai 800 juta rupiah subsider empat bulan kurungan. 

Tuntutan hukuman yang sama juga diajukan JPU terhadap terdakwa Marwandi Alamsyah. Yakni tujuh tahun penjara, denda 80p juta rupiah subsider empat bulan kurungan. 

Sementara barang bukti dalam perkara tersebut berupa narkotika jenis sabu 0,5 gram atau setengah Ji dirampas untuk dimusnahkan.

Berikut timbangan digital dan handphone milik terdakwa. 

Keduanya ditangkat setelah melakukan transkasi narkoba, berawal ketika Marwandi menghubungi terdakwa Syahbana untuk membeli sabu senilai 550 ribu rupiah. 

Paket setengah Ji sabu itu lalu dikemas ulang oleh terdakwa Marwandi menjadi empat paket kecil untuk dijual kembali. 

Baca juga: Fakta Baru Meninggalnya Chacha Sherly di Tol Semarang-Solo, Kronologi hingga Tersangka

Baca juga: Di Timor-Timor 80 Prajurit Paskhas Siap Lempar Granat ke INTERFET saat Pangkoopsau Ditodong Senjata

Baca juga: AKHIRNYA Komnas HAM Nyatakan Ada Pelanggaran HAM Atas Tewasnya 4 Laskar FPI, Berikan 4 Rekomendasi

Kedua terdakwa ditangkap pada Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 13.00 wib siang di kawasan jalan Sunan Agung Jati Rt 37, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. 

Keduanya akan kembali menjalani sidang putusan oleh majelis hakim pada sidang selanjutnya.

Kedua terdakwa saat ini menjalani masa tahanan di Mapolresta Jambi. 

"Terdakwa akan dihadirkan kembali pada 14 Januari 2021 ditempat yang sama dengan agenda sidang putusan," kata hakim Arfan Yani sebelum menutup sidang. (Dedy Nurdin) 

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved