Dili Berubah Mencekam, Kekerasan Pecah Akibat Rakyat Timor Leste Kelaparan, Alfredo Diburu Polisi

Meski telah merdeka ternyata Timor Leste nyaris bubar gegara beras. Rakyatnya melakukan perlawanan hingga Dili berubah mencekam.

Editor: Teguh Suprayitno
The Guardian
Kekuatan militer Timor Leste. Timor Leste hampir porak-poranda di tangan rakyatnya sendiri akibat jatah beras berkurang. 

Dili, ibukota Timor Leste berubah mencekam setelah kasus kelaparan memicu kekerasan dan penjarahan di Timor Leste.

TRIBUNJAMBI.COM - Meski telah merdeka ternyata Timor Leste nyaris bubar gegara beras. Rakyatnya melakukan perlawanan hingga Dili berubah mencekam.

Aksi kekerasan dan penjarahan dilakukan di mana-mana akibat kasus kelaparan.

Sekarang sudah 18 belas tahun berlalu sejak Timor Leste memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelumnya mengenggam kemerdekaannya sendiri, Timor Leste adalah bagian dari Indonesia.

Namun sejak referendum PBB tahun 2002, Bumi Lorosae memutuskan untuk melepaskan diri dari NKRI dan menjadi negara merdeka.

Baca juga: Timor Leste Jadi Sorotan Soal Penanganan Covid, Skenario Guterres Ini Terbongkar

Baca juga: Israel Kena Karma, Kelimpungan Diserang Virus Mematikan Ini, Dulu Sesumbar Negara Paling Aman

Baca juga: Amerika Mencekam, Massa Pendukung Trump Serang Gedung Capitol, Joe Biden Marah Ini Pemberontakan!

Baca juga: Pendukung Trump Tewas Tertembak Setelah Massa Ngamuk Serbu Gedung Capitol AS, Begini Kondisinya Kini

Delapan belas tahun berlalu sebagai negara merdeka, rupanya Timor Leste sempat mengalami jatuh bangun dalam kondisi perekonomiannya.

Tahun 2002, Timor Leste secara resmi dinyatakan merdeka setelah referendum menyatakan banyak rakyat Timor Leste yang memilih melepaskan diri.

Namun tak berselang lama sejak saat itu, sebuah krisis hebat melanda bumi lorosae di mana rakyatnya marah dan ngamuk pada pemerintah.

Kekuatan militer Timor Leste. Timor Leste hampir porak-poranda di tangan rakyatnya sendiri akibat jatah beras berkurang.
Kekuatan militer Timor Leste. Timor Leste hampir porak-poranda di tangan rakyatnya sendiri akibat jatah beras berkurang. (The Guardian)

Menukil Reliefweb, antara tahun 2006-2007, penduduk Timor Leste terlibat bentrokan dengan polisi dan pasukan militer bersenjata Timor Leste.

Pada saat itu situasi politik di ibu kota Dili sangat mencekam, Februari 2007, gelombang kemarahan publik terjadi secara besar-besaran.

Penduduk sipil marah besar pada pemerintah Timor Leste hingga melakukan aksi perlawanan terhadap pemerintah.

Semuanya semakin buruk, ketika Perdana Menteri Xanana Gusmao memerintahkan untuk menangkap Alfredo Reinano.

Krisis tersebut terjadi pada pertengahan 2006 hingga 2007, semua berawal dari perkara yang cukup sepele, yaitu masalah pangan.

Pemeritah Timor Leste, dipandang gagal menyediakan beras bagi rakyat Timor Leste, sehingga memicu gelombang kekerasan.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved