Negara Tak Boleh Kalah dari Ormas yang Lakukan Premanisme, Kapolri: Kita Akan Sikat Semua
Kapolri Jenderal Idham Aziz mulai gerah dengan organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi premanisme.
Negara Tak Boleh Kalah dari Ormas yang Lakukan Premanisme, Kapolri: Kita Akan Sikat Semua
TRIBUNJAMBI.COM - Kapolri Jenderal Idham Aziz mulai gerah dengan organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi premanisme. Bahkan, jenderal bintang empat itu menyebut akan menyikat semuanya.
Diketahui, anggota Front Pembela Islam (FPI) mengadang penyidik Polda Metro Jaya ketika akan memberikan surat panggilan kedua kepada pemimpinnya Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).
Menurut Idham, negara tidak boleh sampai kalah dari ormas yang melakukan aksi premanisme.
"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme."
"Kita akan sikat semua," ujar Idham dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Keluarga Prabowo Ketakutan Ikut Terseret Kasus Benih Lobster, Sampai Minta Bantuan Hotman Paris
Baca juga: KPK OTT Dua Lokasi, 16 Orang Ditangkap Termasuk Bupati, Pejabat Pemkab dan Kontraktor, Siapa Mereka?
Baca juga: Mahfud MD Marah Besar, Ibunya Ikut Diserang Karena Beda Pandangan Politik: Biadab Anda!
Sebagai negara hukum, semua pihak, tak terkecuali ormas yang ada di Indonesia, diminta untuk mematuhi hukum yang berlaku.
Idham juga mewanti-wanti soal adanya jeratan pidana bagi pihak yang menghalangi aparat.
"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalangi petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ucap dia.
Kapolri menambahkan, semua elemen masyarakat harus menjaga ketertiban dan keamanan.

Penyidik melayangkan surat panggilan kedua kepada Rizieq untuk diperiksa pada Senin (7/12/2020) mendatang.
Rizieq tak memenuhi panggilan pertama pada Selasa (1/12/2020) dengan alasan sakit.
Ia akan diperiksa terkait kerumunan massa dalam acara hajatan putrinya di Petamburan beberapa waktu lalu yang dianggap melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Tak hanya di Jakarta, Polda Jawa Barat juga tengah melakukan penyidikan terkait kerumunan massa pada acara yang dihadiri Rizieq di Bogor.
Kapolri Idham menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus-kasus tersebut.
Adapun sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan polisi dalam kedua kasus tersebut.
Baca juga: Ustaz Maaher Terancam Tak Bisa Cemarah Lagi, Dijerat UU ITE, Hukuman 6 Tahun Penjara di Depan Mata
Baca juga: Emosi Gibran Terpancing Saat Didebat Bagyo Soal Budaya Solo, Nada Bicara Anak Jokowi Meninggi
Baca juga: Sosok Benny Wenda yang Buat Gaduh Papua Barat, Ngaku Sebagai Presiden hingga Kabur dari Penjara