VIRAL Pengusaha Lamar Wanita Cantik, Uang Panai Ratusan Juta Rumah Rp 3 Miliar, Netizen: Pecah Rekor

viral di media sosial postingan seorang wanita cantik dilamar pengusaha dengan uang panai cukup fantastis.

Editor: Rahimin
RIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Nadia Margreza bersama calon suami Haji Ajis Kalla di Dusun Kambisa, Desa Baku-baku, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (23/11/2020). VIRAL pengusaha lamar wanita cantik, Uang Panai Ratusan Juta, Rumah Rp 3 Miliar, Netizen: Pecah Rekor 

Meski demikian, nilai uang panai biasanya masih bisa didiskusikan oleh keluarga kedua calon mempelai.

Baca juga: Maruf Amin Akan Diganti, MUI Gelar Munas Besok, Fatwa Halal Vaksin Covid-19 Ikut Dibahas

Baca juga: Nikita Mirzani Diperiksa Polisi Hari Ini di Polres Metro Jakarta Selatan

Baca juga: Cocoklogi Video Syur Mirip Gisel, Terungkap Cara Naik sampai Posisi TV yang Bikin Salah Fokus

Mengapa mahal?

Nilai uang panai yang mahal kerap dipertanyakan.

Konon zaman dulu, para orangtua ingin melihat keseriusan sang pria dalam melamar anak wanitanya sehingga sang pria betul-betul berusaha mengupayakan uang panai untuk mendapatkan wanita pujaan hatinya.

"Makanya susah untuk mendapatkan orang suku Bugis Makassar, tapi susah pula lepasnya atau bercerai. Dalam artian, tingginya harga panai akan membuat pihak lelaki akan berpikir seribu kali untuk menceraikan istrinya karena ia sudah berkorban banyak untuk mempersunting istrinya. Pada uang panai itulah dilihat kesungguhan sang pria untuk mendapatkan wanita pujaan hatinya," kata Budayawan Sulawesi Selatan Nurhayati Rahman, Sabtu (11/3/2017).

ilustrasi pasangan
ilustrasi pasangan (ist)

Dosen Universitas Hasanuddin ini mengatakan, uang panai merupakan penghargaan pria kepada sang gadis yang ingin diperistri.

Menurut dia, uang panai menunjukkan dengan jelas bahwa warga Bugis sangat menghargai keberadaan perempuan sebagai makhluk Tuhan yang sangat berharga sehingga tak sembarang orang dapat meminang wanita Bugis.

Kawin lari 

Dengan mahalnya uang panai, lanjut Nurhayati, banyak pasangan kekasih yang terkendala ketika hendak menikah.

Oleh karena itu, banyak pula yang memilih menentang tradisi dan mengambil jalan pintas dengan kawin lari atau disebut dengan "silariang".

"Bagi orang Bugis Makassar, silariang itu peristiwa yang sangat memalukan karena bersangkut paut dengan malu atau 'siri' atau aib yang menjadi beban keluarga sepanjang hidupnya," tuturnya.

Baca juga: Sakit Aneh Dewi Perssik Muncul di Atas Jam 12 Malam, Kaki dan Pundak Kayak Ditusuk-tusuk, Istighfar!

Baca juga: Tema ILC TV One Malam Ini Selasa 24 November 2020 Bisakah Gubernur Dicopot? Panas

Dalam tradisi Bugis Makassar, lanjut Nurhayati, silariang identik dengan kematian, tetapi mati bukan dalam arti dicari lalu dibunuh.

Mati di sini bermakna dipaoppangi tana atau telah ditelungkupi atau ditutup dengan tanah.

"Jadi pelaku dianggap telah mati, tidak ada negosiasi, tidak ada rekonsiliasi, seumur hidup. Bahkan beberapa generasi tidak akan diterima lagi untuk kembali ke keluarganya selamanya dan seterusnya. Biasanya pelaku pergi merantau dan membuang diri dan tidak akan kembali lagi seumur hidup sampai beranak cucu," tuturnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/D/TribunTimur/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Pengusaha Makassar Lamar Wanita dengan Uang Panai Rp 300 Juta, Set Berlian dan Rumah 3 Miliar 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved