VIDEO Kisah Enda Yusnita Berjualan Salad Buah, Dari Sepi Hingga Mampu Menjual 300 Cup Per Hari
Walaupun tidak berada di bagian depan tapi konsumenya lumayan banyak. Terlihat ada beberapa konsumen sedang mengantri di kontainer yang terbilang pal
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kontainer warna pink yang berada di Jalan Kolonel Amir Hamzah Sungai Kambang terlihat begitu mendominasi di antara kontainer yang menjual kuliner take away di daerah tersebut.
Walaupun tidak berada di bagian depan tapi konsumenya lumayan banyak. Terlihat ada beberapa konsumen sedang mengantri di kontainer yang terbilang paling mungil di antar Kontainer lainnya.
Tribunjambi.com sampai harus menunggu beberapa saat untuk melakukan wawancara kepada Enda Yusnita Pemilik Dari salad buah Lovenda, bahkan wawancara sempat terhenti karena Enda harus melayani konsumen yang mulai mengantri.
Enda mengaku saat ini dia telah memiliki banyak pelanggan setia. “ biasanya pegawai kantoran,” Katanya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.
Baca juga: Vanessa Angel Dibolehkan Pompa ASI untuk Gala saat Mendekam dalam Rutan Pondok Bambu
Baca juga: Masa Kampanye Tinggal Menghitung Hari, Tim Cek Endra-Ratu Munawaroh Mulai Optimalkan Menjaga Basis
Baca juga: Sholat Magrib, Bacaan Niat dan Cara Mengerjakanya Lengkap Dengan Terjemahan Bahasa Indonesia
Wanita berhijab ini memulai usaha sejak Februari 2019, kala itu dia termotivasi oleh saudaranya yang berjualan buah. Sehingga timbullah keinginan berjualan yang masih berhubungan dengan buah.
Awalnya dia kepikiran mau membuka jus buah atau sop buah, tapi karena sudah banyak yang membuka usaha sejenis, akhirnya dia mengurungkan niatnya itu. Hingga akhirnya muncullah ide untuk membuka salad buah.
Awal mulanya dia hanya berjualan dari rumah dengan memanfaatkan sosial media sebagai media pemasarannya. Namun, saat Ramadhan 2019, dia memberanikan diri membuka lapak di Pasar Bedug Kosera.
Di lapak berukuran satu kali satu meter tersebut dia memperkenalkan salad buah miliknya, awalnya 50 cup saja susah untuk habis.
Tapi, seiring perjalanan waktu hingga mendekati lebaran dia sudah mampu menjual hingga 300 cup per hari.
Setelah lebaran Enda sempat berhenti berjualan, dia mulai bekerja di perusahaan minyak untuk mencari modal membuka usahanya.
Setelah kontraknya di perusahaan selesai dan memiliki cukup modal, Enda mulai mengembangkan usahanya dengan membuat Kontainer untuk berjualan salad buahnya di awal 2020.
Di lokasinya saat ini, Enda semakin mantap mengembangkan usahanya. Dia juga semakin banyak memiliki varian rasa untuk salad buahnya.
Saat ini, Lovenda Salad telah memiliki delapan varian rasa, mulai dari original, Matcha Green, Taro, Coffee, Durian, Mango, Avocado, dan Strawberry.
Baca juga: Relaksasi Tempat Usaha di Kota Jambi, Warnet yang Boleh Beroperasi Hanya untuk Belajar Online
Baca juga: Sebanyak 8.245 Penyelenggara Pilkada di Bungo Bakal Rapid Test Besok
Selain varian rasa Lovenda Salad juga memiliki empat ukuran kemasan, mulai dari Mini, Small, Medium dan Large.
Harganya Pun beragam, mulai dari Rp 10 ribu untuk varian Original yang berukuran Mini hingga Rp 53 ribu untuk ukuran large.