Breaking News:

Berita Merangin

Kasus Pencurian Uang di Dinas PUPR Merangin Masih Diselidiki, Kapolres Janji Ungkap Kasus Ini

Petugas terus mencari bukti-bukti baru untuk mengungkap kasus ini. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P.

TribunJambi/Muzakkir
Kawanan pencuri uang Rp 150 juta di Dinas PUPR Merangin terekam CCTV 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kasus pencurian uang di Dinas PUPR Merangin terus diselidiki.

Petugas terus mencari bukti-bukti baru untuk mengungkap kasus ini. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan.

Menurut Irwan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi dan mengamankan beberapa barang bukti atas kasus ini.

"Kasusnya terus dikembangkan," kata Irwan, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Kasus Pencurian Bersenjata Api di Mayang Mangurai, Korban Mengaku Dihipnotis Pelaku

Baca juga: Tiba-tiba Nikita Mirzani Tanya Ariel NOAH, Soimah : Kenapa Lu Girang Banget

Baca juga: Cerita Temenggung Bebayang Soal Kelompoknya yang Menyingkir ke Hutan Usai Tahu Covid-19

Dikatakan Irwan, hingga saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka, bahkan belum ada yang dicurigai. Main demikian, dirinya berjanji akan mengungkap kasus ini.

Untuk diketahui, aksi kawanan pencuri di Dinas PUPR Merangin terekam CCTV. Uang Rp 150 juta raib seketika, Selasa (20/10/2020).

Informasi yang dihimpun, kejadian yang dialami oleh Feriyadi (32) seorang tenaga honorer di kantor tersebut usai mengambil uang di Bank 9 Jambi Cabang Bangko.

Ia mengambil uang di bank yang berada di kawasan Pasar Bawah Kota Bangko itu degan menggunakan cek dari bendahara Dinas PUPR Merangin.

Rencana uang tersebut digunakan untuk pembayaran tunjangan honor kegiatan di kantor tersebut.

Feriyadi mengambil uang tersebut di Bank sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah uang tersebut cair, dirinya langsung bergegas kekantor untuk menyetorkan uang tersebut kepada bendahara.

Namun sebelum menyetorkan uang tersebut, dia terlebih dahulu mampir ke kantin kantor tersebut untuk makan.

Tak lama kemudian, dirinya ditelepon oleh bendahara.
Mendapat telepon itu, dirinya langsung menuju motornya untuk menyerahkan uang tersebut.

Namun dirinya terkejut setelah melihat uang yang disimpan di dalam jok motor tersebut hilang.

Melihat itu, dirinya langsung berlari ke dalam kantor untuk melihat CCTV di kantor tersebut, dan ternyata memang ada dua orang yang telah mencuri urang tersebut.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved