Human Interest Story

Cerita Temenggung Bebayang Soal Kelompoknya yang Menyingkir ke Hutan Usai Tahu Covid-19

Setidaknya sudah tahun kedua ia dan kelompoknya tinggal di kompleks kampung Madani SAD, yang kini di tinggal pergi.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Temenggung Bebayang 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Temenggung Bebayang salah satu pemimpin dari kelompok Orang Rimba di Kampung Madani Suku Anak Dalam, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Setidaknya sudah tahun kedua ia dan kelompoknya tinggal di kompleks kampung Madani SAD, yang kini di tinggal pergi.

Hamparan kompleks kampung Madani SAD, terlihat sepi hanya ada beberapa warga SAD saja yang bermukim di rumah pangung kayu yang di buat oleh pemerintah.

Baca juga: Chord Kunci Gitar Skyscraper - Demi Lovato, You Can Take Everything I Have

Baca juga: Harga Karet Stagnan, Petani Desa Suka Damai Berharap Pemerintah Beri Solusi Soal Harga Jual Karet

Baca juga: VIDEO Detik-detik Risma Punguti Sampah, Diteriaki Hingga Sempat Bersitegang dengan Pendemo

Covid-19 ternyata juga terdengar oleh Orang Rimba yang bermukim di Kampung Madani SAD.

Temenggung Bebayang bercerita semenjak virus Corona terdengar di kelompoknya, kelompoknya mulai menyingkir kedelam hutan atau yang mereka sebut dengan Melanggun.

"Yang ada di sini sayo dan anak-anak, yang lain sudah menyingkir ke dalam (Hutan)," kata Temenggung Bebayang kepada Tribunjambi.com.

"Kalau dak salah itu urang 15 KK yang masuk kedalam, kiro-kiro 60-70 jiwa yang masuk, orang tu mencari damar dan rotan," sambungnya.

"Kaku anak keponakan Sayo jauh masuk ke dalam lagi," katanya sambil menunjuk bukit barisan yang tepat berada di belakang kampung Madani.

Temenggung Bebayang kelompoknya takut karena air sumur bor yang ada di kampung Madani hanya satu dari siakian banyaknya rumah panggung.

"Keluhan kami masalah covid ini bikin sumur bor maseng-maseng, biar dak bercampur dengan yang lain, nanti siapo yang keno covid kito yang keno takutnyo," kata Temenggung Bebayang.

Sampai saat ini, Orang Rimba dari kelompok Temenggung Bebayang belum mau keluar dari hutan.

"Belum balek lagi, masih takut dengan Corona," katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved