Ahmad Yani Pastikan Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo Takkan Gabung Partai Masyumi, Apa Alasannya?
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani mengatakan, Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo tidak akan bergabung dengan Partai Masyumi yang baru saja aktif.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Partai masyumi sudah diaktifkan kembali, apakah anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan ikut bergabung?
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani mengatakan, Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo tidak akan bergabung dengan Partai Masyumi yang baru saja aktif kembali.
Hal itu berdasarkan pernyataan Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo kepada Yani.
"Tidak, dipastikan Pak Din, Pak Din juga sudah mengatakan tidak (gabung Partai Masyumi)."
Baca juga: VIDEO Kemenangan Joe Biden Diharapkan Bisa Redakan Ketegangan AS-China
Baca juga: Suasana Prosesi Pelantikan dan Sumpah Jabatan 140 Pejabat oleh Wali Kota Jambi
Baca juga: Cegah DBD, Kelurahan Pasir Putih Fogging Beberapa RT
"Dan Pak Gatot juga tidak," kata Yani saat dihubungi Tribunnews, Senin (9/11/2020).
Namun, Yani tidak mengetahui apakah ke depannya Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo tetap tidak akan bergabung, atau justru akan berjuang bersama di Partai Masyumi.
Jika keduanya bergabung, Yani beranggapan hal itu merupakan sikap individu, tidak mewakili KAMI.
Baca juga: Sejarah Partai Masyumi Ternyata Pernah Dibubarkan Presiden Soekarno, Kini Harus Dikemas Ulang
"Untuk sementara, tapi kita tidak tahu nanti kemudian."
"Saya memastikan gerakan KAMI tidak akan terlibat dalam partai, tidak hanya Masyumi, seluruh partai lain, juga ormas," ujarnya.
Yani mengakui beberapa dari deklarator KAMI memang bergabung dengan Partai Masyumi.
Baca juga: LPSDK Ketiga Paslon Pilkada Batanghari Tak Ada yang Mencapai Rp 1 Miliar
Namun, Yani tidak menyebut rinci siapa saja anggota KAMI yang bergabung dengan Partai Masyumi.
"Dari hampir 200 orang deklarator KAMI, yang di Masyumi tidak sampai 0, sekian persennya," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, Partai Masyumi hidup lagi setelah dideklarasikan di aula Masjid Furqon, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2020).
Baca juga: Berikut Dampak Negatif dan Positif Kepulangan Habib Rizieq Shihab Bagi Pemerintahan Jokowi-Maruf
Acara deklarasi disiarkan secara virtual via aplikasi Zoom.
Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII) A Cholil Ridwan yang memimpin jalannya deklarasi, sedikit bercerita mengapa Partai Masyumi kembali bangkit.
Baca juga: Luna Maya Kabarnya Akan Menikah Tahun Depan, Siapa Pria yang Ajak Luna Maya ke Pelaminan?