Breaking News:

Berita Merangin

2 Warga Merangin Pinjamkan KTP untuk Beli Motor, Dipenjara 21 Bulan, Terbukti Langgar UU Fidusia

Setelah beberapa kali sidang digelar, akhirnya Pengadilan Negeri Bangko menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun 9 bulan kepada dua warga Desa Seling

tribunjambi/muzakkir
FIFGroup Cabang Bangko 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Lantaran meminjamkan KTP untuk membeli sepeda motor, warga Kabupaten Merangin dipenjara 1 tahun 9 bulan.

Setelah beberapa kali sidang digelar, akhirnya Pengadilan Negeri Bangko menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun 9 bulan kepada dua warga Desa Seling, Kecamatan Tabir.

Warga bernama Wardi dan Muhalim meminjamkan identitasnya kepada seseorang yang membeli sepeda motor secara kredit di FiFGroup Cabang Bangko.

Mereka terbukti bersalah karena telah lalai dan sengaja meminjamkan identitas dirinya kepada seseorang yang hendak membeli sepeda motor.

Hal itu sesuai dengan sidang putusan yang dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Bangko, Aminudin. Selasa (27/10).

Baca juga: Jadi Bagian Tubuh Favorit, Nikita Mirzani Operasi Bagian Intimnya, Keluhkan Sakit ke Nassar

Baca juga: Hubungannya dengan Adit Jayusman dapat Komentar Pedas dari Natizen, Ini Jawaban Santai Ayu Ting Ting

Perbuatan kedua orang tersebut melanggar aturan yang berlaku dan disangkakan dengan Pasal 35 Undang-undang Fidusia Jo 55.

Keduanya dilaporkan manajemen FIFGroup Cabang Bangko karena telah sengaja bersekongkol dengan pelaku Hasbullah untuk membeli sebuah sepeda motor beberapa waktu lalu.

Mereka mengakui peminjaman identitas tersebut dibayar sebesar Rp 600 ribu hingga Rp 1,2 juta oleh pelaku Hasbullah.

Setelah motor didapat, Hasbullah langsung menjualnya kepada Mike.

Harganya bervariasi, mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

Halaman
1234
Penulis: Muzakkir
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved