Breaking News:

Berita Jambi

Temuan Empat Fosil Kayu Tak Jauh Dari Kawasan Candi Muaro Jambi, Misteri, Warga Tak Berani Bongkar

Tegakan empat kayu setinggi sekitar 30 cm masih kokoh di belakang rumah salah seorang warga bernama bang Code, di RT 8

tribunjambi/dedi nurdin
Tegakan empat kayu setinggi sekitar 30 cm masih kokoh di belakang rumah salah seorang warga bernama bang Code, di RT 8 Dusun Semambu Bunting, Desa Jambi Kecil, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. Kayu jenis sungkai itu kini telah menjadi fosil kayu. 

"Modelnya bentuk kayu tapi sudah jadi batu, batu sungkai," katanya.

Ia kemudian membersihkan areal lainnya dan menemukan ada tiga tegakan lainnya yang sama.

Jika dilihat dari posisinya berbentuk persegi empat dengan jarak masing-masing sekitar dua meter.

Tegakan empat kayu setinggi sekitar 30 cm masih kokoh di belakang rumah salah seorang warga bernama bang Code, di RT 8 Dusun Semambu Bunting, Desa Jambi Kecil, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. 

Kayu jenis sungkai itu kini telah menjadi fosil kayu.
Tegakan empat kayu setinggi sekitar 30 cm masih kokoh di belakang rumah salah seorang warga bernama bang Code, di RT 8 Dusun Semambu Bunting, Desa Jambi Kecil, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. Kayu jenis sungkai itu kini telah menjadi fosil kayu. (tribunjambi/dedi nurdin)

Code, pemilik rumah mengatakan sejak ditemukannya batu fosil itu, ia tak berani memindahkannya dan dibiarkan tetap berada di sana.

"Selain itu tegakan kayu tapi sudah seperti batu berat, karena dalam terbenamnya," katanya.

Temuan batu itu pun kerap dikaitkan dengan kisah-kisah yang berkembang di masyarakt yang tinggal disekitaran lokasi temuan fosil tersebut.

Ada dua versi cerita yang berkembang, pertama warga meyakini tegakan kayu itu erat kaitannya dengan keramat Jantung.

Kisah tempat menggantungkan gong, alat musik yang dikenal juga oleh msyarakat setempat dengan sebutan jantung.

Biasanya digunakan sebagai alat musik pada kegiatan budaya yang sudah ada sejak lama.

Adi Ismanto, pegiatan budaya di Jambi Tulo ada kisah lain yang berkembang mengenai keberadaan fosil tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved