Nasib Salshadilla Mantan Lutfi Agizal Akui Reputasi Jelek, Alami Krisis Identitas dan Nangis Terus
Anak sulung Iis Dahlia, Salshadilla Juwita kembali jadi sorotan publik. Hal ini bermula kala Salshadilla mengungkap perasaan kesalnya lantaran
TRIBUNJAMBI.COM- Anak sulung Iis Dahlia, Salshadilla Juwita kembali jadi sorotan publik.
Hal ini bermula kala Salshadilla mengungkap perasaan kesalnya lantaran dicap sebagai mantan kekasih Lutfi Agizal yang dijuluki si Anjay.
Baca juga: Curahan Hati Istri Pertama Nurdin Rudythia Sebut Nita Thalia Sudah Ganggu Kehormatan Keluarga
Baca juga: Download Lagu Jalani Mimpi - NOAH MP3, Tersedia Pula dengan Chord Gitar dan Lirik Lagunya
Baca juga: Cai Changpan Sempat Punya Pabrik Bakar Ban di Hutan Jasinga, Diduga Gantung Diri karena Terkepung
Tak sampai disitu, meski sudah putus, Salshadilla Juwita juga mengaku depresi tak keluar kamar dan terus menangis usai putus dari Lutfi Agizal.
Curahan hati Salshadilla Juwita tentang dampak dari kasus kata Anjay yang dipermasalahkan Lutfi Agizal terlihat dibagikannya di Twitter, pada (16/10/2020) lalu.
"Abis ke PIM, melewati dua mba2 yang bilang “ih itu mantannya si anj**” ANJ****NG AKDHAHDBDJJENDNF," tulisnya.
Kakak Devano itu bahkan mengaku reputasinya anjlok lantaran dicap mantan pacar Lutfi Agizal.
"JELEK BANGET ANJ**G REPUTASI GW KENAPA SIH INI," keluh Salsha dengan emoji menangis.
Salsha bahkan mengaku sangat malu dan krisis identitas, bahkan tak berhenti menangis.
"I used to go on bumble dates where the guys i’m seeing would ask questions about this.
Baca juga: Pemkab Merangin Usulkan Perda Khusus untuk Perhatikan Lansia
Baca juga: Chord Kunci Gitar Mencari Alasan - Exist, Manis di Bibir Memutar Kata
Baca juga: Akhir Oktober 2020 Kartu Pemantau Jentik Nyamuk Dibagikan di Kelurahan Payo Lebar
Cuma pernah cerita jujur ke dua orang soal gimana ini bikin gw krisis identitas sesaat,
nangis gak karuan, sampe malu ngadepin keluarga sendiri." tulis Salshadilla.
Meski begitu, ia mengaku kondisinya kian membaik sekarang.
"But then again, kalo gw gak mulai dengan ngatain dan ngetawain diri sendiri, i wouldn’t be here.
I wouldn’t be tweeting sh*ts or laughing at sh*ts.
I’d be depressed in my room or the worst could happen.