Berita Muaro Jambi
Sampah dari Galian Parit Dibuang ke Badan Jalan, Warga Kasang Pudak Protes, Ini Komentar PUPR
Tanah bekas galian berlumpur dan sampah seperti akar kayu, batang kelapa, pohon pinang dan batang nangka tersebut diletakkan di badan jalan depan ruma
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Normalisasi drainase yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Muaro Jambi di Desa Kasang Pudak RT 16 Lorong Ternak Sapi tuai protes dari warga.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ada proyek penggalian kanal atau parit di RT-nya menyebabkan kebanjiran.
Tanah bekas galian berlumpur dan sampah seperti akar kayu, batang kelapa, pohon pinang dan batang nangka tersebut diletakkan di badan jalan depan rumah warga setempat.
Sehingga menyebabkan akses jalan yang sudah pengerasan tersebut terputus.
• Kasus Covid-19 DKI Jakarta Melambat, Anies Baswedan Kembali Berlakukan PSBB Transisi, Ini Jadwalnya
• Lowongan Kerja Telkom Group pada Oktober 2020 untuk Beragam Posisi, Simak Info Lengkapnya
• Guru di Batanghari Didorong Agar Kreatif di Tengah Pandemi
"Sekarang meningkatnya Covid-19 lingkungan harus bersih akan tetapi dicemari dengan kotoran limbah-limbah bekas gajian tersebut, ada tujuh rumah terganggu akibat ini, kalau hujan banjir dan bisa menyebabkan penyakit, ini sudah saya lapor ke RT, lurah, camat, DPRD, tapi belum ada tindak lanjut," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi Yul Tasmi saat Tribunjambi.com konfirmasi pada Minggu (11/10/2020) mengatakan, informasi dari pihak PPTK pekerjaan ini warga sekitar yang meminta limbahnya agar ditimbun ke jalan.
"Tolong konfirmasi juga ke warga yang lainnya serta dari ketua RT nya serta cek kelokasi dan tanyakan sama warga setempat," ujarnya.
Ia juga mengatakan karena ada peninggian badan jalan, air yang dari sebelah jalan tergenang, pihak PPTK juga menginformasikan dalam waktu dekat warga gotong royong pasang polongan.
"Sebanyak empat titik ini rekanan/Penyedia yang sedang bekerja di lokasi ini akan mempersiapkan gorong-gorong yang diperlukan untuk dipasangkan," tutupnya.