Penanganan Covid
Guru di Batanghari Didorong Agar Kreatif di Tengah Pandemi
Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi mengatakan, melalui diseminasi PJJ diharapkan guru memiliki inovasi maupun kreativitas dala
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tanoto Foundation Jambi mengadakan diskusi virtual pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk memperoleh strategi kegiatan belajar mengajar selama pandemi Covid-19.
Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi mengatakan, melalui diseminasi PJJ diharapkan guru memiliki inovasi maupun kreativitas dalam memberikan pembelajaran secara daring.
“Guru harus terus didorong agar tetap kreatif dan memiliki inovasi selama pandemi,” kata Medi Yusva kepada Tribunjambi.com, Minggu (11/10/2020).
Selanjutnya, sejumlah pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) maupun Kelompok Kerja Guru (KKG) mengajak peserta diseminasi menerapkan hasil pelatihan PJJ.
• Cegah Guru Gagap Teknologi, 627 Guru di Batanghari Dilatih Diseminasi PJJ
• Sindiran Keras Fahri Hamzah Soal Omnibus Law: Anggota DPR Bekerja untuk Rakyat atau Kepentingan Lain
• Warga Jujuhan Ilir Ungkap Jasa Sudirman Zaini Bangun Jalan, Sekolah Hingga Pasar Tradisional Bungo
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain guru anggota MGMP dan KKG mengetahui bentuk aplikasi pembelajaran daring, mereka juga dilibatkan dalam pembuatan RPP daring,” ujar Metty Hartina, Ketua MGMP Bahasa Indonesia.
Fauziana, guru SMPN 20 Batang Hari mengakui diseminasi PJJ ini sangat bermanfaat, membantunya menyusun rencana pembelajaran PJJ kedepan.
“Memberikan pengalaman menarik buat saya, dan tentu saja sangat membantu merumuskan pembelajaran daring,” tutup Fauziana.