Penanganan Covid
Cegah Guru Gagap Teknologi, 627 Guru di Batanghari Dilatih Diseminasi PJJ
Diseminasi tersebut mendorong para guru agar tidak gagap teknologi di tengah pembelajaran yang mengggunakan teknologi.
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sejak pandemi membuat banyak guru mengubah cara mengajarnya. Dulu tatap muka, kini harus secara daring.
Seperti yang dilakukan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP dan Kelompok Kerja Guru (KKG) SD di Kabupaten Batanghari yang mendiseminasikan pelatihan pembelajaran jarak jauh.
“Oleh karenanya, kami mendukung yang dilaksanakan Tanoto Foundation melatih guru di Batang Hari untuk mendukung sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19,” ujar Agung Wihadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, Minggu (11/10/2020).
Diseminasi tersebut mendorong para guru agar tidak gagap teknologi di tengah pembelajaran yang mengggunakan teknologi.
• Sindiran Keras Fahri Hamzah Soal Omnibus Law: Anggota DPR Bekerja untuk Rakyat atau Kepentingan Lain
• Warga Jujuhan Ilir Ungkap Jasa Sudirman Zaini Bangun Jalan, Sekolah Hingga Pasar Tradisional Bungo
• Sinetron Indonesia yang Mendapat Teguran KPI, Ada Sinetron Samudra Cinta Karena Adegan Ranjang
“Outputnya agar para guru tidak gaptek, serta guru dapat memberikan pemahaman selama siswa belajar dari rumah dengan lebih baik,” ujar Agung.
Agung juga berharap dengan diseminasi PJJ tersebut, tetap dapat meningkatkan mutu guru dalam mengajar secara daring.
“Prestasi siswa juga tetap baik selama PJJ, karena tujuan akhirnya kan ke siswa. Skill yang dimiliki guru dapat diimplementasikan ke siswanya,” pungkasnya.