Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Penanganan Covid

Wali Kota Jambi Instruksikan Dinas Kesehatan Siapkan Alat PCR Sendiri

Pemkot Jambi akan mengadakan alat tes PCR mandiri di Kota Jambi. Ini sebagai bentuk mengoptimalkan daya juang penanganan lonjakan kasus Covid-19

Tayang:
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rahimin
Istimewa
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi gini mengambil beberapa langkah untuk cepat memutus penyebaran Covid-19.
Terbaru, Pemkot Jambi akan mengadakan alat tes PCR mandiri di Kota Jambi. Ini sebagai bentuk mengoptimalkan daya juang penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jambi.

Melalui pernyataan tertulis yang dikirimkan kepada awak media, Wali Kota Jambi, Sy Fasha mengaku sangat prihatin terhadap melonjaknya angka kasus terkonfirmasi corona dari hari ke hari di Kota Jambi.

Terlebih kenaikan angka kasus tersebut, tidak diikuti dengan kemampuan tracking dan tracing kasus yang signifikan, akibat terbatasnya kemampuan uji usap yang ada di Provinsi Jambi.

Tikam Majikan Hampir 100 Kali Pakai Pisau Hingga Tewas, Seorang TKI Diadili di Singapura

Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Meninggal Karena Terpapar Virus Corona

Mafia Penyelundup 60 Kg sabu di Aceh Utara Ditembak Mati Polisi, Melawan Saat Mau Ditangkap

"Kenaikan angka kasus yang tidak diikuti dengan meningkatnya kemampuan uji swab untuk mendeteksi dan menelusuri penularan virus, cukup menganggu pikiran saya selama menjalani pemulihan di rumah sakit," ujarnya, Kamis (8/10/2020).

"Sudah langsung diinstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi untuk segera mengadakan alat uji swab PCR mandiri di Kota Jambi, dan segera membentuk tambahan Tim Surveillance untuk pengambilan sampel swab dan upaya tracking kasus," isi pesan yang disampaikan Fasha.

Ia menambahkan, kemampuan uji swab memang belum bisa maksimal karena saat ini di Provinsi Jambi masih mengandalkan BPOM sebagai penguji utama sampel pasien, dan hasil tracing kasus Covid-19.

"Pemkot tidak mungkin hanya mengandalkan mesin PCR milik BPOM saja. Mereka cukup kerepotan melayani banyaknya sampel yang masuk dari seluruh kota/kabupaten di Provinsi Jambi. Kita juga harus berinisiatif untuk membackup BPOM," jelasnya.

Enam Remaja Lakukan Aksi Pesta Seks Dirumah Kosong Selama Empat Hari, Motif Suka Sama Suka

47 Demonstran Penolak UU Kerja Reaktif Covid-19, Argo: Dilarikan ke Wisma Atlet

Simak Ini, Pernyataan Lengkap Pemerintah Soal Aksi Unjuk Rasa Tolak Disahkannya UU Cipta Kerja

"Saat ini Dinas Kesehatan sudah melatih 18 orang Tim Surveillance, yang terdiri dari tiga orang dokter dan sejumlah petugas medis lainnya. Kemudian masih akan ditambah 10 orang lagi termasuk dokter. Untuk alat PCR sudah dalam proses pemesanan melalui e-catalog. Seluruh pengujian akan dipusat kan di Labkesda Kota Jambi," pungkasnya.(cin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved