Pilkada Serentak 2020

Demi Keselamatan Masyarakat, Swab Test Layak Jadi Syarat Pilkada : Politisi Rawan Terpapar corona

Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19.

Editor: Rohmayana
Tribunjambi/Hendro
Pilkada serentak 2020. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini memang berisiko menjadi klaster penyebaran virus corona.

Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19.

Menurut dia, politisi cukup rawan terpapar corona khususnya, selama tahapan proses pelaksanaan Pilkada 2020.

Atau yang diberi tugas atau mengharuskan dia bertemu dengan banyak orang, seharusnya swab test," kata Jeirry, saat dihubungi Minggu (4/10/2020).

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming MasterChef Indonesia Season 7 Top 20, Bisa Nonton Lewat HP di Sini

VIDEO: Miris, 4 ABG Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut Mobil di Sleman, Ternyata akan Lakukan Ini

Link Nonton dan Sinopsis Anime Boruto Episode 168, Hokage ke-6 Latih Boruto Ilmu yang Dipakai Naruto

Menurut dia, swab test layak menjadi kewajiban persyaratan partai politik sebelum beraktivitas di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu bagian dari langkah antisipatif menekan penambahan angka kasus terkonfirmasi positif virus mematikan asal Tiongkok tersebut.

"Meskinya itu harus jadi kewajiban persyaratan partai.

Karena harus jaga juga keselamatan orang-orang partainya," jelasnya.

Di samping itu, Jeirry juga menyoroti pemberitaan di media mengenai Sekjen Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno, sampai tujuh kali melakukan swab test.

Subsidi Gaji Karyawan BLT Rp600 Ribu Tahap 5 Jadi Penyaluran Terakhir Gelombang 1? Ini Kata Menaker

Dia menilai, langkah tersebut patut dicontoh politisi lainnya.

Sebab, bukan hanya untuk diri sendiri, namun kader partai dan unsur terkait lainnya yang kerap berinteraksi keselamatannya ikut terjaga.

"Mungkin dia (Eddy Soeparno) beraktivitas rutin, jadi setiap 14 kali aktivitas dia harus swab test, ya begitu harusnya jadi contoh.

Karena memang mestinya harus begitu," tuturnya.

Sementara itu, pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menekankan, apabila mustahil swab test gratis direalisasikan pemerintah.

Maka, para politikus di DPR RI, meski berjuang keras mendorong agar minimal menurunkan 70 persen dari tarif normal setiap melakukan swab test.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved