Berita Nasional
Subsidi Gaji Karyawan BLT Rp600 Ribu Tahap 5 Jadi Penyaluran Terakhir Gelombang 1? Ini Kata Menaker
Bahkan di bulan Oktober 2020 ini, pemerintah pun membagikan kabar gembira jika BLT Rp 600 ribu gelombang 2 segera akan cair.
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar bagi penerima Subsidi Gaji BLT Rp600 ribu, untuk gelombang pertama sudah hampir selesai didisalurkan.
Bahkan di bulan Oktober 2020 ini, pemerintah pun membagikan kabar gembira jika BLT Rp600 ribu gelombang 2 segera akan cair.
Rencananya, penyaluran BLT Rp 600 ribu subsidi gaji untuk karyawan swasta ini akan cair akhir bulan Oktober 2020.
• Menanti Selama 8 Tahun, Begini Kondisi Sebenarnya Rachel Maryam yang Melahirkan Bayi Diusia 40 Tahun
• Denny Darko Terkejut Terawang Masa Depan Rizky Billar dan Lesty Kejora, Bahas Soal Hubungan Kandas
• PENTING! Sembuh dari Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus, Jangan Lupa 3M, Hindari 3K
Kabar ini tentu menjadi berita gembira bagi karyawan swasta yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta.
Pemerintah akan kembali mencairkan bantuan/subsidi gaji (BSU) Rp 600 ribu untuk gelombang dua.
Rencananya, penyaluran BLT gelombang kedua akan dilakukan pada akhir Oktober atau paling lambat mulai awal November 2020.
Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah mengatakan, penyaluran subsidi gaji gelombang 2 akan dilakukan setelah penyaluran gelombang 1 tahap V selesai.

"Setelah seluruh tahap penyaluran ini selesai, maka penyaluran subsidi gaji atau upah termin I telah usai."
"Selanjutnya, dalam waktu kurang lebih 2 minggu ke depan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/10/2020).
"Kami akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran subsidi upah atau gaji termin pertama ini."
"Lalu kapan termin kedua akan dimulai? Insya Allah akan diberikan pada akhir bulan Oktober 2020. Teman-teman harap bersabar, pasti akan kami salurkan bantuan ini," sambungnya Ida, dikutip dari Kompas.com.
Hingga saat ini, lanjut Ida, data yang telah diterima oleh Kemenaker dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 12.4 juta orang.
Dari data tersebut, bantuan sudah diserahkan kepada 10.7 penerima atau 92,48 persen.
Sementara yang masih dalam proses pengiriman dari perbankan penyalur adalah sebanyak 745.669 orang.
Seluruh proses penyaluran bantuan bagi para pekerja telah dimulai sejak 24 Agustus 2020.
