Sekali Tepuk Jidat, Korban Turuti Omongan Dukun Cabul, Modusnya Bisa Sembuhkan Penyakit
Pelaku berusia 50 tahun ini menjadi sasaran amukan para suami korban, Mengingat kelakuan bejat IAK yang mengaku bisa menyembuhkan penyakit dengan ber
TRIBUNJAMBI.COM - Dukun berinisial IAK ini diduga kabur setelah sejumlah korban buka suara dan beritanya viral di medsos.
Keluarga korban pun telah melaporkan kejahatan sang dukun kepada polisi.
Nomor teleponnya sudah tidak aktif.
• Hari Ini Bertambah 4.168 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jambi Sudah Total 372 Orang Terinfeksi
• Harta Rieta Amilia Bukan Untuk Nagita Slavina, Warisan Jatuh ke Sosok Ini, Begini Reaksi Istri Raffi
• Aurel Sampai Banting HP!Kesal Dikerjain Atta Halilintar,Putri Anang-Krisdayanti : Gue Benci Sama Lo
Pelaku berusia 50 tahun ini menjadi sasaran amukan para suami korban.
Mengingat kelakuan bejat IAK yang mengaku bisa menyembuhkan penyakit dengan berhubungan badan.
“Dia sudah tidak bisa dihubungi lagi, korban-korban sudah berani ngomong sekarang.
Sepertinya kabur itu dukun,” ujar AJ, Sabtu (19/9/2020).
Total ada tujuh korban dari aksi dukun cabul ini.
Dikatakan AJ semuanya bertatus istri orang.
Modusnya, pelaku ini melakukan pendekatan kepada keluarga korban, kemudian meyakinkan korbannya mampu melakukan terapi penyembuhan secara terapi.
AJ pun percaya, mengingat ia bersama suami korban lainnya yang berasal dari Gresik ini sering bertemu pelaku.
Hal ini membuatnya semakin mantap mempercayai perkataan pelaku.
Alih-alih mengobati penyakit yang diderita istrinya, IAK malah melakukan aksi dengan meniduri istri AJ di dalam kamar.
Kemudian di dalam ruangan pengobatan yang berada di Surabaya. Total sudah empat kali IAK meniduri istri AJ.
“Jadi tangan istri saya itu dipegang, kemudian jidatnya ditepuk sekali langsung nurut,” papar AJ.
Para korban sudah melaporkan IAK yang tidak diketahui keberadannya.
IAK memiliki tiga alamat, pertama di kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik kemudian di Kapasan, Kota Surabaya dan Malang.
Meski sulit dihubungi, tetapi IAK masih aktif di media sosial Facebook.
“Status yang dibuat di Facebook itu menyindir kami,” pungkas AJ.
AJ mengaku sudah memenuhi panggilan polisi, sebanyak tujuh korban dukun cabul terdiri dari warga Gresik, Surabaya dan Malang datang ke Polres Gresik.
Ia berharap agar polisi segera menangkap IAK.
“Kami sudah dipanggil polisi, total ada tujuh orang,” paparnya.
Sementara proses penyelidikan kasus dukun cabul telah ditangani oleh Satreskrim Polres Gresik.
Korps Bhayangkara telah melakukan pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan jika beberapa hari lalu pelimpahan berkas dari Polda Jawa Timur sudah diterima.
Pihaknya langsung tancap gas memanggil sejumlah korban.
“Masih dalam penyelidikan, yang jelas kami sudah meminta keterangan dari para korbannya,” tutupnya.
Sebelumnya ketujuh korban ini melaporkan aksi bejat pelaku ke Mapolda Jawa Timur pada tanggal 5 september 2020.
• Bazar Murah, Mitra Bangunan Beri Diskon Besar-besaran Sampai 30 September
• Jembatan Muara Sabak Ditabrak Ponton Batu Bara, Kementerian PUPR Siapkan Dana Perbaikan Rp18 Miliar
• Hiburan Malam Diizinkan Beroperasi di Tengah Pandemi, Pemkot Jambi Tetap Beri Batasan Ini
Mengingat lokasi pencabulan di berbagai tempat, mulai kediaman korban, hingga tempat praktik pengobatan yang ada di Kota Surabaya.
Sumber : Tribunnews.com , https://www.tribunnews.com/regional/2020/09/19/dukun-yang-setubuhi-7-wanita-di-gresik-kini-tak-bisa-dihubungi-suami-korban-duga-telah-kabur?page=all.