Pelaku Perampasan di Bungo Hanya Pakai Celana Dalam, Apa Motifnya?

Pelaku perampasan di Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo hanya mengenakan celana dalam dan bertopeng.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO -Pelaku perampasan di Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo hanya mengenakan celana dalam dan bertopeng.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunjambi.com, pelaku juga berniat memerkosa korban.

Sebelum merampas handphone, pelaku sempat memeluk korban dari belakang. Namun korban tersadar dan langsung berteriak.

Adanya perbuatan melanggar hukum itu dibenarkan Iptu Rezka Chaniago, Kapolsek Pelepat Ilir. Dia mengatakan bahwa kejadian tersebut bukan perampokan melainkan perampasan.

"Iya, memang ada kejadian, bukan perampokan, perampasan handphone," katanya.

Sementara untuk kronologi kejadian tersebut, Kapolsek mengatakan hingga kini belum mengetahui secara pasti. Sebab korban belum membuat laporan lantaran trauma.

Terapkan Protokol Kesehatan, Pemkab Sarolangun Pesan 50 Ribu Masker untuk Dibagi Gratis

Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Jambi Diperpanjang hingga Akhir Oktober, Ini Alasannya

Jangning Resmi Menjabat Plt Sekda Muaro Jambi

"Kalau kejadiannya memang ada. Korban belum melapor karena kondisi psikologi, syok atas kejadian itu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan hanya menggunakan celana dalam dan bertopeng terjadi di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Kamis (17/9/2020) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban syok.

Diungkapkan Gres, tetangga korban menuturkan dalam memuluskan prakteknya pelaku mencari tempat yang gelap, sepi dan umumnya warga yang sedang sendirian.

"Nggak ada korban jiwa, cuman korban mengalami syok," tandasnya.

Rahmat, Kasi Trantib Kecamatan Pelepat Ilir membenarkan adanya kejadian di wilayahnya pada Kamis (18/9/2020) malam. Namun dia mengatakan bahwa yang terjadi aksi perampasan bukan perampokan.

"Memang ada, perampasan handphone bukan perampokan terhadap gadis oleh pria dewasa," ujarnya melalui sambungan telepon.

Kronologis kejadian itu saat korban hendak menutup terali toko miliknya. Namun tiba-tiba seorang laki laki menghampirinya.

"Awal mulanya disaat korban ingin menutup tralii toko, tiba-tiba datang seorang laki laki hanya menggunakan celana dalam memeluk si korban dari belakang," ujarnya.

Celana Dalam Bekas Dinar Candy Laku Seharga Rp 50 Juta, Ini Sosok Pembelinya

Pasar Murah di Sarolangun, Tiga Jam Ludes Diborong Emak-emak

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved