Breaking News:

Partai Gelora Pilih Beri Dukungan ke Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada 2020

Sebagai partai baru, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia belum punya kursi untuk mengusung bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020.

Editor: Rahimin
Twitter/@Fahrihamzah
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengambil swafoto saat Partai Gelora bertemu Presiden Joko Widodo pada Senin (20/7/2020). Terlihat juga Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dan Sekjen Mahfudz Siddiq. 

TRIBUNJAMBI.COM- Sebagai partai baru, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia belum punya kursi untuk mengusung bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020.

Namun, Partai Gelora tidak ingin hanya menjadi penonton dalam Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah, meski belum memiliki kursi di DPRD.

Partai Gelora telah menandatangani 135 dukungan terhadap pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah baik itu, untuk pemilihan gubernur, bupati dan walikota.

Dengan 135 dukungan itu, maka Partai Gelora mengikuti 50 persen dari 270 Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Bupati Jeneponto Umumkan Dirinya dan Istri Positif Covid-19, Tetap Jalankan Tugas Kepala Daerah

Lantaran Tak Pakai Masker, Pria Ini Tiba-tiba Pingsan Saat Disanksi Denda Rp 200.000

Marah Tak Diberi Uang, Pemuda Ini Nekat Bacok Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

"Kita tidak bicara menang atau kalah, tetapi sebagai partai baru, Partai Gelora mengikuti 135 pilkada. Ini mengindikasikan kehadiran Partai Gelora diperhitungkan dikonteks Pilkada," kata Sekretaris Jenderal DPN Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik dalam keterangan, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Menurut Mahfuz, banyak calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2020, berkomunikasi dengan Partai Gelora agar ikut dalam koalisi partai-partai pendukung, meskipun tidak berpengaruh terhadap syarat pencalonan kepala daerah dalam Pilkada.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Redaksi Tribun Network, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2020).
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Redaksi Tribun Network, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2020). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

"Tetapi Partai Gelora tetap diharapkan oleh para calon kepala daerah dan koalisi partai pendukung. Kita akan all out, kita sudah perintahkan DPW, DPD dan kader untuk memenangkan 135 pilkada," katanya.

Mahfuz mengatakan, 135 dukungan itu terdiri dari 7 pemilihan gubernur (pilgub), 37 pemilihan walikota dan 91 pemilihan bupati. Dari 135 Pilkada tersebut, Partai Gelora berkoalisi dengan berbagai partai politik, termasuk dengan PKS.

Ibu Kandung Nekat Pukuli Anaknya Usia 4 Tahun hingga Patah Kaki, Sempat Dihantam Pakai Piring

Gegara Ditelpon Tak Direspon, Pengantar Air Galon di Makassar Tewas Usai Ditikam Pelanggannya

Ade Firman Hakim Meninggal Dunia Diduga Covid-19, Sempat Pegang HP dan WA

Adapun tujuh Pilgub yang diikuti adalah pemilihan gubernur di Sumatera Barat (Sumbar), Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Kalimatan Utara. Sementara di pemilihan gubernur Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, Partai Gelora absen.

Dukungan Partai Gelora antara lain diberikan kepada pasangan Nasrul Abit -Indra Catri di Pilgub Sumbar yang disokong oleh Partai Gerindra.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved