MotoGP San Marino Dikabarkan Akan Ada Penonton, Morbidelli : "Hal Ini Adalah Langkah Menuju Normal"
"Memiliki penonton itu bagus, hal ini adalah langkah menuju normal dan itu hal positif," kata Morbidelli kepada Sky Italia, dilansir BolaSport.com dar
TRIBUNJAMBI.COM - Kehadiran para penggemar di tribun Sirkuit Misano juga akan membawa keuntungan bagi para pembalap yang berasal dari Italia.
Franco Morbidelli menilai, kehadiran penonton di tribun pada seri balap keenam MotoGP 2020 bisa menambah keyakinan bahwa kehidupan umat manusia bisa berjalan normal lagi.
Sebelumnya, lima seri balap MotoGP pada musim ini digelar tanpa kehadiran satu pun penonton karena pandemi Covid-19.
• Dilimpahkan Kepengadilan Negeri Jambi Pelaku Spesialis Curanmor di Jambi Terancam 5 Tahun Penjara
• Pesta Seks Sesama Jenis Gunakan Kode Sandi Khusus
• VIDEO KPU Tetap Resmikan Pendaftaran Paslon Al Haris-Abdullah Sani Meski Satu Partai Ditolak
Namun, pada MotoGP San Marino 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September mendatang, pihak penyelenggara mengaku telah mendapat izin dari pemerintah setempat untuk menggelar seri balap dengan kehadiran penonton.
Morbidelli pun senang dengan kabar tersebut.
"Memiliki penonton itu bagus, hal ini adalah langkah menuju normal dan itu hal positif," kata Morbidelli kepada Sky Italia, dilansir BolaSport.com dari Motosan.es.
"Bagi pembalap Italia memiliki penonton di tempat sendiri akan menjadi nilai tambah. Saya berharap publik datang dan mendukung kami," ujar dia lagi.
Lebih lanjut, pembalap berusia 25 tahun itu menargetkan bisa memperbaiki catatan dari balapan sebelumnya pada MotoGP San Marino 2020.
Pada seri kelima, MotoGP Styria 2020, yang berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Morbidelli hanya bisa finis di posisi ke-15.
Dia tertinggal 10,191 detik dari sang pemenang, Miguel Oliveira dari tim KTM Tech3.
Franco Morbidelli mengatakan, masalah pengereman di motor balap YZR-M1 menjadi kendala terbesar selama menjalani balapan di Red Bull Ring.
Tak cuma dia, pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, bahkan harus nekat menjatuhkan dirinya dari motor setelah kuda besi yang ditunggangi kehilangan fungsi pengereman.
Morbidelli pun berharap masalah seperti ini tak lagi muncul saat tampil di Sirkuit Misano.
"Di Austria, kami memiliki banyak masalah karena di trek ini sangat menuntut banyak pengereman," ujar Morbidelli.
• Literasi Kreatif di Tengah Pandemi, Guru di Tanjab Barat Ajarkan Membaca Terbimbing
• Kapolres Sarolangun Imbau Warga Cermat Pilih Calon Pemimpin di Pilkada Jambi
• INTIP Watak Aslimu Melalui Weton Lahir, Kelahiran November 1993 Dibongkar Abis Sesuai Primbon Jawa
"Misano, tidak. Saya harap kami tidak memiliki masalah dan saya bisa memulihkan ritme yang saya miliki," kata dia menambahkan.