Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Golkar Siapkan Sanksi Tegas Bagi Kader yang Nekat Membelot di Pilkada Serentak 2020

Partai Golkar siapklan sanksi tegas terhadap pimpinan DPRD, fraksi, ataupun kader yang membelot pada Pilkada Serentak 2020

Editor: Heri Prihartono
(Dok. Humas Partai Golkar)
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menyerahkan 156 surat keputusan untuk bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (12/7/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Golkar siapklan  sanksi tegas terhadap pimpinan DPRD, fraksi, ataupun kader yang membelot dukungan kepada pasangan lain pada Pilkada Serentak 2020.

Golkar berharap semua kader partai akan solid mendukung pasangan yang diusung partai di Pilkada Serentak 2020.

"Tadi saya sudah bilang di dalam (bimbingan teknis, red.) bahwa kader yang sudah kami usung di pilkada kemudian ada pimpinan daerah, pimpinan DPRD, atau fraksi yang berbeda dukungan, kami bangkucadangkan dulu," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto usai membuka acara Bimbingan Teknis Pendidikan Politik Partai Golkar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dalam rangka Pilkada Serentak 2020 di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu (30/8/2020).

Sindiran Bintang Emon Terhadap Tayangan Sensor di Stasiun Televisi :Ini Bahayanya Apa Pak?

Bahkan, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pihaknya akan mengganti pimpinan DPRD atau pimpinan fraksi yang tidak bekerja atau mendukung calon lain yang bukan diusung oleh Partai Golkar pada Pilkada 2020.

"Kalau main bola, 'kan ada bangku cadangkan, lalu diganti pemain baru. Nanti dari bangku cadangan, bisa dikembalikan ke lapangan atau disuruh dia masuk ke ruang ganti. Jadi, ini sikap tegas dari DPP," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Bertahan saat Pandemi Covid-19, Artis Senior Dewi Yull Jual Bandeng : Paling Banyak 20 Ekor

Meski demikian, Golkar memastikan para kadernya solid mendukung pasangan calon yang diusung pada pilkada mendatang.

Dalam kesempatan itu, Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu mengatakan bahwa tolak ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan.

Apalagi, Pilkada Serentak 2020 akan sangat strategis apabila dihadapkan pada Pemilu 2024.

"Arti kemenangan bagi Partai Golkar adalah sangat penting dan strategis. Golkar menargetkan 60 persen kemenangan di Pilkada 2020," katanya.

Terungkap Lagu di Ruang Operasi yang Buat Citra Kirana tak Lagi Tegang Saat Persalinan Anak Pertama

Airlangga juga mengingatkan jika pada pandemi Covid-19 ini pola kampanye pilkada harus dengan cara yang berbeda.

Ia pun meminta para kadernya untuk menghindari pertemuan langsung dan berkumpul dengan banyak orang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved