Dampak Buruk Kebiasaan Menguyah Es Batu, Merusak Gigi hingga Sebabkan Anemia

Tanpa disadari mungkin di antara kita ada yang memiliki kebiasaan mengunyah es batu.

Editor: Heri Prihartono
Shutterstock
Es batu 

TRIBUNJAMBI.COM - Tanpa disadari mungkin di antara kita ada yang memiliki kebiasaan mengunyah es batu.

Dengan mengunyah es batu, tubuh menjadi lebih segar dan dingin.

Kebiasaan ini sebetulnya juga bisa membantu meringankan mulut kering.

Namun, terus-menerus mengunyah es batu dapat mengindikasikan tubuh membutuhkan perhatian medis.

Gelang Emas Tali Inisial Huruf Lagi Diminati Anak Muda Jambi

Mengunyah es batu juga bisa merusak gigi.

Dalam istilah medis, kebiasaan terlalu sering mengunyah es batu maupun mengonsumsi es disebut pagofagia.

Kebiasaan ini merupakan salah satu bentuk kelainan makan yang lazim disebut pica.

Melansir Warta Kota Wiki, orang yang mengalami pica antara lain :

Kata Mahasiswa di Jambi Tentang Pendidikan Militer Mahasiswa Indonesia

- Mengalami depresi

- Memiliki ketidakmampuan belajar

- Menjadi autis

- Menderita skizofrenia

Pica juga dapat memengaruhi anak-anak yang mengalami stres, kelalaian, atau pelecehan.

Seseorang dengan pica mengidam kompulsif untuk barang-barang bukan makanan, seperti rambut, kotoran, kapur, cat, arang, atau tanah liat.

Jika mengidam es ini persisten dan bertahan lebih dari 1 bulan, segera konsultasi dokter, karena Anda memerlukan perawatan medis.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved