Breaking News:

Puing-puing Pesawat Catalina Dihibahkan, Guan San Cerita Kisah Pengangkatan dari Sungai Batanghari

Gunawan didampingi anak-anak nya menerima penghargaan itu pada memontum peringatan HUT RI ke 75 tahun 2020, Senin (17/8/2020).

Tribunjambi/Zulkifli
Guan San alias Gunawan pejuang Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di usianya yang kini tak lagi muda Guan San alias Gunawan (91), mendapat penghargaan dari Gubernur Jambi, Fachrori Umar karena jasanya menyerahkan puing-puing Pesawat Catalina sebagai bukti perjuangan rakyat Jambi melawan penjajah ke museum perjuangan Jambi.

Gunawan didampingi anak-anak nya menerima penghargaan itu pada memontum peringatan HUT RI ke 75 tahun 2020, Senin (17/8/2020).

Gunawan lahir di Jambi pada tangga 5 Februari 1928. Di usia 17 tahun dia mendaftarkan diri sebagal TKR (Tentara Keamanan Rayat).

Sinopsis Film USS Indianapolis: Men of Courage, Awak Kapal Amerika Terdampar di Perairan Penuh Hiu

Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI Resmi Diluncurkan, Ini Penampakannya

Sugiono Malah Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Anak dan Keponakan Yang Terseret Ombak di Pantai

Pada Agresi Militer Belanda ke II ikut bergerilya di daerah Jambi sepertil Tembesi, Sungal Rengas Tempino, Lubuk Ruso dan lainnya kemudian diperbantukan di Wilayah Sungai dan Laut membawa Tag Boat untuk mengamankan bahan bakar Pesawat Catalina dan mengangkut kebutuhan logistik keperluan pejuang menghadapi kolonialis Belanda. Selanjutnya sebagai anggota AURI.

Di tahun 1951 keluar sementara dari militer dan menikahi Minawati Lusi tahun 1957. Sekitar tahun 1970-an menekuni usaha alat berat.

Selanjutnya pada tahun 1991 Pemerintah Provinsi Jambi menunjuk beliau sebagai Pimpinan pelaksana teknis di Lapangan untuk mengangkat Pesawat Catalina RI 005 yang di jatuh di Sungai Batanghari 29 Desember 1948.

"Jadi 43 tahun kemudian pesawat itu baru di angkat dari Sungai Batang Hari," ungkap Gunawan saat diwawancarai Sejumlah awak media.

Dijelaskan Gunawan, dia menyaksikan langsung peristiwa jatuhnya Pesawat Catalina tersebut. Dari 3 awaknya, dua diantaranya meninggal dunia.

"Aku nampaklah tapi aku tidak bisa nolong, dua mati satu hidup, yang hidup pak prangko," ujarnya.

Gagasan untuk mengangkat reruntuhan Pesawat Catalina 005 dari sungai Batanghari diawali ketika sidang Paripurna Veteran RI di Hotel Kartika Chandra 22 Mei 1991, yang selanjutnya Gubernur Jambi Drs Abdurrahman Sayuti menyambut baik rencana tersebut.

Halaman
12
Penulis: Zulkipli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved