Breaking News:

Sugiono Malah Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Anak dan Keponakan Yang Terseret Ombak di Pantai

Seorang ayah tewas tenggelam saat berusaha menolong anak dan keponakannya yang terseret arus saat berenang di Pantai Tanjung Ru

Tribunjambi/Rian Aidilfi
ILustrasi Korban tenggelam di Sungai Batanghari pada Minggu (19/5) sore 

TRIBUNJAMBI.COM - Berusaha selamatkan anaknya yang terseret arus, seorang ayah tewas tenggelam.

Seorang ayah tewas tenggelam saat berusaha menolong anak dan keponakannya yang terseret arus saat berenang di Pantai Tanjung Ru, Parittiga, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (17/8/2020).

Korban yang bernama Sugiono (52) sehari sebelumnya dinyatakan hilang sampai akhirnya ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 08.45 WIB.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Fazzli mengatakan, kejadian bermula saat anak korban yang bernama Jihad (11) dan keponakannya Alfin (13) terseret arus saat berenang di Pantai Tanjung Ru.

Pekan Depan Djoko Tjandra, Tommy, Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo Diperiksa Kasus Red Notice

Ukir Sejarah Baru, Detik-detik Proklamasi Dilakukan di Pantai Timur Sumatera Bersama Nelayan

Haico VDV Sangat Anggun dengan Paras Pertiwi, Ini Kata Pemeran Cinta Soal Ikut Ajang Kecantikan

Korban kemudian menyusul, namun diduga terpeleset hingga akhirnya tenggelam.

"Jihad dan Alfin berhasil ditarik nelayan setempat. Namun Sugiono hilang tenggelam dan baru tadi pagi sekitar pukul 08.45 ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Fazzli dalam keterangan tertulis, Senin.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Sejiran Setason untuk pemeriksaan medis.

ILUSTRASI Pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Teriti, Kecamatan Sumai Kabupaten Tebo, Jumat (5/6/2020) malam.
ILUSTRASI Pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Teriti, Kecamatan Sumai Kabupaten Tebo, Jumat (5/6/2020) malam. (Tribun Jambi/Darwin Sijabat)

Pihak keluarga juga telah berada di rumah sakit untuk mengurus jasad korban. Jasad korban bakal dikebumikan di Dusun Rambat, Desa Sekar Biru, Bangka Barat.

Sementara itu, Jihad masih menjalani perawatan inap di rumah sakit. Sedangkan Alfin menjalani rawat jalan.

Mimpi Berhubungan Badan dengan Orang yang Tak Dikenal, Ternyata Ini Artinya

3 Hal Ini Bisa Stabilkan Kadar Gula Darah, Agar Terhindar dari Diabetes

Sinopsis Film 3 Srikandi, Perjuangan Pemanah Perempuan Indonesia Mendapatkan Medali Olimpiade

Menurut Fazzli, Jihad yang pertama kali terseret arus karena tidak terlalu mahir berenang. Kemudian ditolong Alfin.

Tak lama berselang Sugiono ikut membantu namun akhirnya tenggelam. Jihad dan Alfin beruntung masih sempat diselamatkan nelayan.

"Mereka ini pergi ke pantai menggunakan minibus. Sebelumnya singgah dulu di rumah salah seorang warga untuk memperbaiki pintu. Kemudian saat sore hari pergi ke pantai hingga ada kejadian itu," ujar Fazzli.

Atas kejadian itu pihak kantor SAR mengingatkan warga untuk tidak berenang di pantai tanpa menggunakan alat keselamatan. Selain faktor cuaca, kondisi dasar laut yang curam dikhawatirkan membahayakan keselamatan para pengunjung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayah di Bangka Belitung Tewas Saat Kejar Anaknya yang Terseret Ombak", 

Nagita Slavina Keluhkan Sepatu Mahalnya Berjamur, Asisten Rumah Tangga Ungkap Karena Ulahnya Sendiri

Nasib Janda Digilir Sejumlah Pria Berkali-kali di Depan Anak, dan Kini Mengidap Gangguan Jiwa

Messi Siap Hengkang dari Barcelona? Tak Ada Perombakan Pemain di Tim Jadi Alasan Utamanya

Editor: rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved