Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Gibran Terima Dukungan Dari Gerindra Untuk Pilkada Solo, Ahmad Muzani: Prabowo Menteri Pertahanan

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibrang Rakabuming Raka kembali mendapat dukungan partai untuk maju di Pilkada Serentak 2020, Kota Solo.

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno dan paslon Gibran-Teguh di kantor DPRD Solo sebelum berangkat ke kantor DPD Gerindra Jateng, Senin (3/8/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibrang Rakabuming Raka kembali mendapat dukungan partai untuk maju di Pilkada Serentak 2020, Kota Solo.

Setelah mendapat dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Gibran kembali mendapat dukungan dari partai besutan Prabowo Subianto, yakni Partai Gerindra

Ini alasan yang diberikan pihak Partai Gerindra setelah memberikan dukungan pada Gibran.   

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan alasan partainya mendukung pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa pada Pilkada Solo.

Resmi, AHY Serahkan Rekomendasi Demokrat Untuk Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM

Pulang Merantau Dari Amerika Suami Bunuh Istri Tuding Korban Selingkuh, Ngaku Kirim Uang Rp 2 Miliar

Sindiran Keras Iis Dahlia Saat Bandingi Rumahnya dengan Hunian Jennifer Dunn: Dia Enak Tinggal Minta

Salah satunya, karena posisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan di kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sementara, Gibran merupakan putra sulung Presiden Jokowi.

"Tentu saja Pak Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang merupakan menteri dari Pak Jokowi. Jadi saya kira hubungan-hubungan itu juga menjadi alasan alasan kita mengambil keputusan itu," kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Senin (3/8/2020).

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019).
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Selain hubungan antara Prabowo dan Jokowi, Muzani mengatakan, Partai Gerindra hanya memiliki tiga kursi DPRD di Solo.

Sehingga, Gerindra tidak dapat mengajukan bakal pasangan calonnya sendiri.

Berdasarkan Peraturan KPU, partai politik atau gabungan partai politik harus memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu terakhir, jika ingin mengusulkan bakal pasangan calon.

Bareskrim Periksa Djoko Tjandra Sebagai Saksi Kasus Surat Jalan Yang Menjerat Brigjen Prasetijo

Setubuhi Istri Penyewanya, Dukun Cabul Berhasil Melarikan Diri, Polisi Bentuk Timsus Buru Pelaku

Petugas BPBD Evakuasi Ular Sepanjang 3 Meter Yang Sembunyi di Bawah Tumpukan Karpet Rumah Udin

Artinya, partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki 9 kursi di DPRD ketika mengusulkan bakal pasangan calon pada Pilkada Solo.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved