Dewan Soroti LKPD Pemkab Bungo Tahun 2019, Bupati Bungo Ucapkan Terima Kasih
Catatan dan sorotan fraksi di DPRD Bungo menjadi perhatian serius Bupati Bungo, Mashuri.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Catatan dan sorotan fraksi di DPRD Bungo menjadi perhatian serius Bupati Bungo, Mashuri.
Dewan menyoroti dan memberikan catatan terhadap LKPD Pemerintah Kabupaten Bungo Tahun Anggaran 2019.
Bupati Bungo, Mashuri menyampaikan terima kasih atas kata terakhir fraksi DPRD tersebut yang menyetujui untuk dilanjutkan. Mashuri mengungkapkan bahwa pada prinsipnya fraksi DPRD Bungo menerima laporan keuangan perangkat daerah (LKPD) tahun 2019.
Selanjutnya, pihaknya akan menindaklanjuti LKPD tersebut ke Pemerintah Provinsi Jambi untuk dilakukan evaluasi sebelum ditetapkan sebagai Peraturan daerah.
"Nanti tinggal kita tindaklanjuti dan dievaluasi oleh Provinsi Jambi dan ditetapkan jadi peraturan daerah," ujarnya.
• Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019 Pemkot Sungai Penuh Disetujui Dewan
• VIDEO 70 Pemuda Korea Utara Ditangkap Karena Tirukan Dialek Korea Selatan
Mengenai sorotan para anggota dewan tersebut, Mashuri mengatakan hal itu menjadi cacatan kedepannya yang akan diperbaiki.
"Ya itu kan sudah menjadi catatan, jadi saran, tentu menjadi perhatian serius bagi kita (Pemkab Bungo)," ujarnya.
Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian kata akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bungo Tahun 2019, Senin (27/7/2020).
Fraksi Nasdem yang disampaikan Marhoni Suganda menyampaikan mengapresiasi Nota pengantar Raperda yang disampaikan Pemda. Namun pihaknya memiliki beberapa catatan.
Dia berharap kedepannya Kabupaten Bungo semakin maju dengan pengelolaan barang milik daerah yang jelas kepemilikannya.
"Semoga mendapat titik terang tersebut terkait kepemilikan Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Bungo," ujarnya.
Selain itu Marhoni menyoroti perencanaan terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sejauh belum efisien.
Sebab menurutnya, penerimaan PAD merupakan bentuk kemandirian daerah. Sehingga dimintanya untuk dapat lebih dimaksimalkan lagi.
"PAD saat ini terbilang sangat rendah," kata Sekretaris Fraksi Nasdem
Dia juga menyampaikan Pemerintah Daerah juga harus memperhatikan dan memperbaiki perancangan anggaran yang lebih efisien. Sehingga tidak terjadi defisit seperti tahun sebelumnya.
• Tempat Hiburan Malam di Kota Jambi Dirazia, Tim Srigala Kota Temukan Hal Ini hingga Buat Marah
• Razia Sumur Minyak Ilegal di Batanghari, 6 Warga Palembang Diamankan Petugas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bupati-bungo-mashuri-sampaikan-lkpd.jpg)