Positif Corona Jambi Tambah Lagi
Disdik Provinsi Jambi Belum Izinkan Sekolah SMA/SMK Belajar Tatap Muka
Meski beberapa waktu lalu Disdik Provinsi Jambi berencana untuk meninjau langsung sekolah yang telah dinyatakan siap untuk belajar di sekolah yang ber
Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali memberikan surat edaran kepada selurus sekolah SMA dan SMK di Provinsi Jambi untuk tidak melakukan aktivitas belajar tatap muka di sekolah. Meski ada beberapa sekolah yang dianggap siap untuk melakukan bejar di sekolah.
“Kita belum izinkan untuk sekolah tatap muka, masih dilakukan daring,” kata Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Misrinadi, Minggu (26/7/2020).
Meski beberapa waktu lalu Disdik Provinsi Jambi berencana untuk meninjau langsung sekolah yang telah dinyatakan siap untuk belajar di sekolah yang berada di zona hijau.
• Hari Kedelapan Coklit di Sarolangun Masih 18 Persen
• Jessica Iskandar Curhat ke Maia Estianty, Richard Kyle Terkesan Menggantung
• Ada Lahan Terbakar Pasca Ditetapkan Siaga Karhutla di Tebo, Satgas Lakukan Pendataan Pemilik Lahan
Namun berdasarkan hasil rapat terakhir bersama tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Disdik diwarning untuk melakukan sekolah tatap muka.
Kata Misrinadi, bahwa sekolah yang boleh melakukan sekolah tatap muka harus benar-benar dicek kesiapannya sesuai dengan standar Covid-19. Namun, dengan banyaknya sekolah SMA dan SMK di Provinsi Jambi, tak mungkin bisa meninjau semua sekolah dalam waktu dekat.
“Kalau hal yang tak pasti, jangan dilakukan sekolah tatap muka nanti akan muncul klaster baru dan siapa yang bertanggung jawab, makanya kita kirim ke semua sekolah untuk larangan tersebut termasuk sekolah yang di zona hijau,” jelasnya.
Dalam surat tersebut, Misrinadi menyebautkan tak ada batas waktu yang ditentukan untuk melakukan sekola dengan daring. Hal tersebut juga masih menunggu informasi dari tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi.
“Sekolah mengatakan siap, namun ini hanya sekedar sampel yang disampaikan sekolah dan dari hasil tapat, ini harus di tinjau satu-satu dari semua sekolah,” tambahnya.
Selanjutnya, dari beberapa sekolah yang telah dilakukan peninjauan, memang belum ada sekolah yang siap untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, sehingga sekolah tatap muka belum bisa dilakukan.
“Setiap kelas harus punya tempat cuci tangan, dan mereka belum siapkan ini,” sebutnya.
Lanjutnya, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga tak mau mengambil resiko tinggi dan menjalankan sesuatu yang tak jelas.
“Sekolah yang siap baru di bawah 10 persen, dan ini tak bisa kita lakukan,” tandasnya.