Breaking News:

Virus Corona

China Kebakaran Jenggot, Para Ilmuwan Lab Virologi Wuhan China Membelot ke Amerika, Bongkar Covid-19

China Kebakaran Jenggot, Para Ilmuwan Lab Virologi Wuhan China Membelot ke Amerika, Bongkar Covid-19

STR/AFP/China OUT
Ilustrasi ilmuwan 

TRIBUNJAMBI.COM - China makin terdesak karena virus corona yang disebut dunia berasal daroi negaranya.

Pasalnya, para ilmuwan yang disebut bekerja dalam laboratorium virologi di Wuhan membelot ke Amerika Serikat, akankah rahasia virus corona dibongkar.

Intelejen Amerika Serikat dikabarkan sedang memberi perlindungan terhadap para ilmuwan China dari laboratorium virologi Wuhan yang membelot.

Indonesia yang Nyaris Ciptakan Perang Dunia Ketiga saat Soekarno Marah Besar dengan Negeri Jiran

Reaksi LB Moerdani ke Sintong saat Kopassus Nyaris Gagal Selamatkan Sandera di Thailand Gegara Ini

Download MP3 Lagu How You Like That - BLACKPINK, Tersedia Lengkap Sama Lirik Lagu dan Video Klipnya

Para ilmuwan ini mengetahui detail dan disebutkan siap membongkar sumber penyebaran Virus Corona atau covid-19.

Melansir, dailymail.co.uk. Steve Bannon, yang adalah kepala ahli strategi Gedung Putih Trump, mengatakan kepada The Mail pada hari Minggu bahwa mata-mata sedang membangun kasus terhadap Beijing dengan dasar bahwa pandemi global telah disebabkan oleh kebocoran dari Institute of Virology di Wuhan.

Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Toreh Prestasi dari Dua Karya Inovasi Ini

Sinergi KPK, OJK, Bank Jambi dan Pemda se-Provinsi Jambi Mencegah Gratifikasi Lewat Collection Fee

ILUSTRASI ilmuwan China di laboratorium dan Steve Bannon, penasehat kampanye Presiden AS Donald Trump 


Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul ILMUWAN China Membelot ke Amerika, Siap Bongkar Sumber Virus Corona yang Ditutupi Rezim Komunis, https://wartakota.tribunnews.com/2020/07/12/ilmuwan-china-membelot-ke-amerika-siap-bongkar-sumber-virus-corona-yang-ditutupi-rezim-komunis?page=all.

Editor: Suprapto
ILUSTRASI ilmuwan China di laboratorium dan Steve Bannon, penasehat kampanye Presiden AS Donald Trump

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan membuat pengumuman dalam beberapa hari tentang masa depan Huawei, yang diharapkan akan menyebabkan peralatan perusahaan dicabut dari program 5G dalam dekade berikutnya.

Bannon (66) yang bekerja sebagai perwira angkatan laut, bankir investasi dan produser film sebelum menjadi chief executive officer kampanye presiden Trump, menggambarkan dirinya sebagai 'ultra-elang' di China.

Karena itu, katanya, negara-negara Barat harus bekerja sama untuk menjatuhkan Rezim 'brutal, otoriter'.

Klaim Bannon tentang sumber virus, yang sejauh ini telah merenggut lebih dari 560.000 nyawa di seluruh dunia, muncul ketika pemerintah Barat mengumpulkan bukti yang berkembang untuk menentang klaim asli Beijing bahwa infeksi tersebut pertama kali menyebar dari pasar tradisional.

Bukannya Sedih Karena Tak Sengaja Pecahkan Guci di Rumah, IRT Ini Malah Kegirangan Karena Hal Ini

Gelar Program Tinc Batch 5, Telkomsel Perkuat Kolaborasi dengan Inovator Bangun Ekosistem Digital

Bahkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pemerintah China sendiri baru-baru ini mengakui bahwa virus telah dibawa ke pasar, bukan berasal dari sana.

"Saya tahu bahwa sejumlah pembelot bekerja dengan FBI di sini untuk mencoba menyatukan apa yang terjadi 'di institut Wuhan, yang katanya' dijalankan dengan sangat buruk dan salah dikelola," kata Bannon.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved