Berita Nasional

Jadi Sosok Komandan Pertama dari Satuan Elite 3 Matra Koopssus, Intip Profil dari Mayjen TNI Rochadi

Jadi Sosok Komandan Pertama dari Satuan Elite 3 Matra Koopssus, Intip Profil dari Mayjen TNI Rochadi

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunnews.com/Gita Irawan
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Komandan Koopsus TNI Brigjen TNI Rochadi yang sebelumnya menjabat Dir A Bais TNI usai upacara persemian Koopsus TNI di Mabes Cilangkap Jakarta Timur pada Selasa (30/7/2019) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Seperti yang diketahui, Mayjen TNI Rochadi Komandan dari Koopssus akan memasuki masa pensiun sehingga beralih tugas menjadi Pati Mabes TNI AD. 

Secara langsung Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun menerima penyerahan jabatan Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Rochadi di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Senin (29/6/2020).

Sosok yang dikenal dengan segudang pengalaman ini dikenal sebagai Komandan dari pasukan elite 3 matra Koopssus pertama.

Benarkah AHY Salah Langkah saat Putuskan Keluar dari TNI dan Bepolitik? Ini Kata Annisa Pohan

Bakal Pensiun, Mayjen TNI Rochadi Jadi Sosok Komandan Koopssus Pertama, Pimpin Satuan Elite 3 Matra

Panglima TNI Terima Penyerahan Jabatan Komandan Koopssus, Inilah Sosok Mayjen TNI Rochadi

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Komandan Koopssus TNI , Mayjen TNI Rochadi dan ilustrasi Koopssus
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Komandan Koopssus TNI , Mayjen TNI Rochadi dan ilustrasi Koopssus (Kolase)

Dalam kesempatan yang sama Hadi juga memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapuskes TNI dari Mayjen TNI dr Bambang Dwi Hasto kepada Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono.

Selain itu ia juga memimpin Sertijab Kasetum TNI dari Brigjen TNI Kukuh Surya Sigit Santoso kepada Kolonel Inf Rusmili.

Parlagutan Cs Akan Diperiksa KPK Besok, Politisi Jambi Itu Akan Langsung Ditahan? 

Intip Ramalan Asmara dan Cinta Zodiak Pisces, Selasa (30/6), Jangan Sia-siakan Kesempatan Bertemu

Inilah 5 Nama Menteri di Kabinet Jokowi yang Dinilai Kinerjanya Paling Tidak Memuaskan, Siapa Saja?

Ini Alasan Rektor Universitas Jambi Integrasikan 6 Fakultas

"Penyerahan jabatan Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI serta sertijab Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI dan Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1193/VI/2020 tanggal 24 Juni 2020," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Senin (29/6/2020).

Taibur mengatakan dalam acara Sertijab tersebut, Kapuskes TNI dan Kasetum TNI yang baru juga melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Hadi.

SAH, Safrial Dampingi Fachrori Umar di Pilgub Jambi 2020, Dukungan PDIP Dipertanyakan

Peringati Harganas, Wakil Wali Kota Jambi Tekankan Fungsi Keluarga

Tak Diberi Jatah Istri Ketiganya, Ayah Tiri di Tuban Nodai Anak Tiri 8 Kali, Pertama di Ruang tamu

Taibur mengatakan sesuai dengan Surat Perintah Panglima TNI, Mayjen TNI Rochadi akan menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Sementara itu Mayjen TNI dr Bambang Dwi Hasto akan menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (Ka RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta.

Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad).

Sedangkan Brigjen TNI Kukuh Surya Sigit Santoso selanjutnya akan menjabat sebagai Wakil Asisten Personel (Waaspers) Panglima TNI.

"Sementara itu, Kolonel Inf Rusmili sebelumnya menjabat sebagai Paban Utama Was Aspas Sahli Bid Hubint Panglima TNI," kata Taibur.

Hunian Minimalis Berkonsep Rumah Kebun Satu satunya di Jambi

Pilihan Sepeda Lipat Mulai Rp 1 Jutaan - Pacific, Polygon, Element hingga United

Aktor FTV Ridho Illahi Ditangkap Polisi Karena Kasus Narkoba, Pakai Barang Haram Itu Karena Depresi

//

Mengenal Sosok Komandan Koopssus Pertama

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Komandan Koopsus TNI Brigjen TNI Rochadi yang sebelumnya menjabat Dir A Bais TNI usai upacara persemian Koopsus TNI di Mabes Cilangkap Jakarta Timur pada Selasa (30/7/2019)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Komandan Koopsus TNI Brigjen TNI Rochadi (kini Mayjen) yang sebelumnya menjabat Dir A Bais TNI usai upacara persemian Koopsus TNI di Mabes Cilangkap Jakarta Timur pada Selasa (30/7/2019) (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Inilah Komandan Pertama Koopssus TNI Mayjen Rochadi, pasukan elite yang diresmikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI, pada Selasa (30/7/2019) lalu.

Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto saat itu meresmikan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Markas Besar TNI, Selasa (30/7/2019).

"Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim pada hari ini Selasa 30 juli 2019 pukul 08.15 WIB Komando Operasi Khusus saya nyatakan diresmikan,” kata Hadi dalam upacara peresmian Koopssus TNI.

Koopssus TNI beranggotakan sejumlah prajurit TNI yang sebelumnya tergabung dalam satuan elite di tiap matra TNI yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Hadi menuturkan, personil Koopssus mempunyai kualifikasi untuk melakukan berbagai operasi khusus baik di dalam maupun luar negeri yang menuntut kecepatan dan keberhasilan tinggi.

"Sebagai satuan elite, personil Koopssus TNI yang berasal dari pasukan khusus dari ketiga matra merupakan prajurit-prajurit pilihan," ujar Hadi.

Presiden Joko Widodo Ancam Lakukan Reshuffle, PKS Bereaksi: Sepekan Paling Lambat, Harus Ada Aksi

VIDEO Jokowi Marah Saat Sidang Kabinet, Ancam Reshuffle Menteri

Mundur dari Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad Tak Beri Lampu Hijau Anwar Ibrahim Jadi PM

VIDEO Sempat Dilarang Karena Covid-19, Rhoma Irama Tetap Manggung di Acara Khitanan Warga di Bogor

Satuan tersebut dikomandoi oleh Mayjen TNI Rochadi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur A Badan Intelijen Strategis TNI.

Penunjukan Rochadi sebagai Dankoopssus berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/776/VII/2019 tanggal 24 Juli 2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI saat itu.

Dalam SK itu telah ditetapkan promosi dan mutasi jabatan 33 perwira tinggi (Pati) TNI yang terdiri dari 16 pati jajaran TNI Angkatan Darat, enam pati TNI Angkatan Laut dan 11 pati TNI Angkatan Udara.

Koopsus Anti-terorisme Upacara peresmian tersebut dilanjutkan dengan pengambilan sumpah terhadap Rochadi sebagai Komandan Koopssus TNI dan penandatanganan pakta integritas.

Selain itu, upacara peresmian Koopssus TNI juga diwarnai oleh aksi terjun payung oleh para prajurit TNI.

Panglima Hadi menyatakan, Komando Operasi Khusus TNI yang baru diresmikannya dibentuk untuk memberantas aksi terorisme di dalam maupun luar negeri.

"Tugas dari Koopssus TNI adalah mengatasi aksi terorisme baik dalam maupun luar negeri yang mengancam ideologi, kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia," kata Hadi setelah upacara peresmian Koopssus TNI di Mabes TNI, Selasa (30/7/2019).

Hadi menjelaskan, Koopssus TNI memiliki tiga fungsi dalam pemberantasan terorisme yaitu penangkalan, penindakan, dan pemulihan.

Panglima TNI menyebut, Koopssus TNI akan lebih berperan dalam fugsi penangkalan dengan cara melakukan observasi jarak dekat.

"Penangkalnya di dalamnya adalah surveillence yang isinya juga intelijen, 80 persen kita laksanakan adalah surveillence atau observasi jarak dekat," ujar Hadi.

Hadi melanjutkan, Koopssus TNI nantinya akan berkoordinasi dengan Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dalam upaya memberantas terorisme.

Koopssusgab
Koopssusgab (Tribunnews)

Panglima Hadi mengklaim salah satu dari sebelas program prioritasnya telah terwujud dengan diresmikannya Komando Operasi Khusus TNI.

Hadi mengatakan, salah satu program prioritas yang dia canangkan sebagai Panglima TNI adalah membentuk pasukan khusus yang terdiri dari prajurit Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

"Satuan ini juga merupakan implementasi dari 11 program prioritas yang saya canangkan saat dilantik sebagai Panglima TNI yaitu pembentukan pasukan khusus Trimatra," kata Hadi.

Hadi menuturkan, pembentukan Koopssus TNI tersebut tak berarti bahwa TNI menihilkan peran pasukan khusus yang sudah ada di setiap angkatan.

Menurut Hadi, Koopssus TNI justru dibentuk untuk menyinergikan ketiga angkatan supaya dapat mengatasi ancaman yang datang dari darat, laut, dan udara.

"Sehingga diperlukan interoperability, kesamaan, dan TNI menyiapkan doktrin, kemudian sarana dan prasana untuk kemudian menggerakan pasukan khusus tersebut. Itu yang paling penting," kata Hadi.

Profil Mayjen TNI Rochadi

Dikutip tribunjambi.com dari Wikipedia. Mayor Jenderal TNI (Purn.) Rochadi (lahir di Jakarta, 1 Juni 1962; umur 58 tahun) adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Komando Operasi Khusus TNI.

Rochadi, merupakan lulusan dari Akademi Militer pada tahun 1986 dan kemudian mengikuti berbagai pendidikan di Pasukan Khusus TNI AD dan selanjutnya bertugas di satuan elite Kopassus dari awal kariernya sebagai Komandan Peleton hingga menjadi Komandan Batalyon di Sat 81 Gultor, Kopassus sebanyak dua kali yaitu Batalyon 52 tahun 1998 dan batalyon 51 pada tahun 2000. Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Dir A Bais TNI dari tahun 2018 Sebelum ditugaskan menjabat sebagai Komandan Koopssus TNI. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Dandim, Danbrigif, Danrem dan Danpusdikter.

Riwayat Pendidikan

Akmil (1986)
Sussarcab If (1986)
Komando
Suslapa I (1991)
Suslapa II (1995)
Seskoad (2000)

Riwayat Jabatan

Danton Kopassus (1986)
Danyon 52 Sat 81/Kopassus (1998—2000)
Danyon 51 Sat 81/Kopassus (2000—2001)
Kadep Juang Pusdikif Kodiklatad (2001—2003)
Dandim 0616/Indramayu (2003—2005)
Danbrigif 19/Khatulistiwa (2010)
Aster Kasdam III/Siliwangi (2011—2013)
Danrem 044/Gapo (2013—2014)
Irdam III/Siliwangi (2014—2016)
Danpusdikter Pusterad (2016—2018)
Direktur A Bais TNI (2018—2019)
Dankoopssus TNI (2019—2020)

Medali Kehormatan

Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Bintang Yudha Dharma
SL. Kesetiaan VIII
SL. Kesetiaan XVI
SL. Kesetiaan XXIV
SL. Wira Karya
SL. Seroja
SL. GOM-IX / Raksaka Dharma
SL. Ksatria Yudha
SL. Dwidya Sistha

Koopssus terdiri dari 500 personel.

Sebanyak 400 personil menjalankan fungsi penangkalan terorisme.

Sementara, 100 personil atau satu kompi lainnya melakukan penindakan aksi terorisme.

Hadi mengatakan, pembentukan Koopssus merupakan bentuk peran serta TNI dalam upaya pemberantasan aksi terorisme sebagaimana tercantum di dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pasal 43I Ayat (1) UU itu menyatakan, tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari operasi militer selain perang.

"Pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme sudah menjadi amanat undang-undang. terutama bila dipandang bahwa ancaman tersebut sebagai tindakan yang mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah ataupun keselamatan segenap bangsa Indonesia," kata Hadi.

Nikita Mirzani Sindir Baim Wong Soal Foto Bareng Presiden, Baim Minta Pikirkan Paula yang Tak Biasa

Dua Kapal Induk Amerika Latihan di Perairan Filipina, Kondisi di Laut China Selatan Makin Panas?

Bagaimana Penerapan New Normal di Kota Jambi? Transmart Jambi Adakan Talkshow Seru

Pembentukan Koopssus TNI ini didasari oleh Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 yang diteken Presiden Joko Widodo pada 3 Juli 2019 lalu.

Perpres itu menyatakan, Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Hadi menambahkan, Koopssus tidak berbeda dengan Koopssusgab yang pernah dibentuk oleh mantan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada beberapa tahun lalu.

"Sama, itu yang dibentuk Jenderal Moeldoko sebetulnya adalah kelanjutan, pada waktu itu belum ada UU, sekarang sudah UU, perpresnya," kata Hadi

Sejumlah pejabat tampak menghadiri upacara peresmian Koopssus TNI antara lain Ketua DPR Bambang Soesatyo, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, serta Kabarhakam Polri Komjen Condro Kirono yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

(Eko Prasetyo/tribunjambi.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Panglima TNI Terima Penyerahan Jabatan Komandan Koopssus serta Pimpin Sertijab Kapuskes dan Kasetum,

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul INILAH Komandan Pertama Koopssus TNI Brigjen Rochadi, Perintah Panglima TNI dan Kehebatan Koopssus,

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved