Listrik di Tanjung Jabung Timur Sering Padam, Ternyata Penyebabnya Benang Layangan

Aliran listrik yang sering padam, menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

tribunjambi/abdullah usman
Manager PLN Rayon Muara Sabak Helmi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Aliran listrik yang sering padam, menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Banyaknya keluhan masyarakat terkait seringnya pemadaman arus listrik oleh pihak PLN. Hampir  setiap waktu terjadi, bahkan tidak hanya dari satu Kecamatan saja keluhan tersebut.

Namun, pihak PT PLN Rayon Muara Sabak berdalih pemadaman sesuai jadwal dan terencana.

Tanpa Ribet ke Kantor, Kemenag Tanjabtimur Buka Layanan Kirim Berkas Nikah Bisa Via Whatsapp

Sosok Ini Sudah Terawang Gisel dan Wijin Tak Bakal ke Pelaminan, Bakal Rujuk dengan Gading Marten?

Daftar Terbaru, 7 Kabupaten Kota di Jambi Berstatus Daerah Dengan Risiko Rendah Penularan Covid-19

Pihak PLN Rayon Muara Sabak, mengaku jika pemadaman listrik yang terjadi tersebut sudah terencana,  guna untuk melakukan pemeliharaan dan pembersihan jalur kabel dari gangguan.

"Selain faktor tadi, ada pula penyebab lain yang mengakibatkan listrik padam diantaranya akibat layang layang dan gangguan hewan," ujar Manager PLN Rayon Muara Sabak, Helmi

Menurutnya, seperti yang terjadi pada Mei lalu, setidaknya ada 21 kasus pemadaman listrik. Terutama bagi masyarakat yang berada di jalur Talang Babat. 

" Jika dipresentasikan pemadaman listrik akibat benang layang layang jumlahnya ada empat kasus. Di mana, kebanyakan terjadi di Kecamatan Dendang," katanya.

ILUSTRASI - Petugas PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan penggantian isolator dengan listrik tetap menyala.
ILUSTRASI - Petugas PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan penggantian isolator dengan listrik tetap menyala. (ist)

Sisanya terjadi pemadaman satu kali akibat adanya tranformast putus sebanyak dua Kali. Lagi-lagi penyebabnya akibat pohon tumbang ada pula akibat binatang. 

Dengan kondisi  tersebut, pihaknya  meminta masyarakat memaklumi jika terjadi pemadaman. Mengingat, pemadaman tersebut merupakan langkah perbaikan dan kelancaran aliran PLN tadi, sehingga tidak menyebabkan konsleting fatal.

Daftar 4 Bank dengan Bunga Deposito Paling Tinggi, Bandingkan dengan 20 Bank Lainnya

Bendera Bintang Kejora Berkibar, Yenny Wahid Anggap Itu Bukan Tindakan Makar

Harga Bawang Putih di Pasar Sungai Penuh Turun Drastis, Harga Cabai Justru Mengalami Kenaikan

Terkait kondisi tiang listrik yang sudah termakan usia termasuk tiang listrik kayu terutama di Kecamatan Mendahara, pihaknya mengaku sudah menerima laporan warga dan telah ditindak lanjuti.

"Hanya saja saat ini matrial guna perbaikan masih terhambat dari atas. Mengingat saat ini masih di masa pandemi, mudah mudahan jika wabah ini cepat berlalu kita akan segera eksekusi di lapangan," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved